Penyeludupan Sabu 10 Kg di Perairan Kalbar Berhasil Digagalkan, Ini Pesan Kapolda Kalbar

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono membenarkan adanya penangkapan perkara tindak pidana narkotika di wilayah Kalimantan barat

Penyeludupan Sabu 10 Kg di Perairan Kalbar Berhasil Digagalkan, Ini Pesan Kapolda Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Julisabara
Kapolda Kalbar dalam persiapan pengamanan sidang MK 

Penyeludupan Sabu 10 Kg di Perairan Kalbar Berhasil Digagalkan, Ini Pesan Kapolda Kalbar

PONTIANAK - Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono membenarkan adanya penangkapan perkara tindak pidana narkotika di wilayah Kalimantan barat yang dilakukan oleh pihak Kepolisian dari Mabes Polri dan pihak Polresta Singkawang membantu membackup penangkapan ini.

"Iya itu ada penangkapan, itu dari Jakarta dan sedang dikembangkan,"ujarnya saat ditemui Tribun di acara Bhakti sosial kesehatan di aula sekolah Terpadu kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur. Selasa (18/6/2019).

Iapun mengungkapkan bahwa dengan berhasil di gagalkannya lagi penyelundupan narkoba di wilayah Kalimantan Barat, menandakan bahwa ruang gerak dari para bandar ini semakin sempit.

Baca: Gagalkan Penyelundupan Narkoba 10 Kilogram, Kapolresta Singkawang: Pencegatan Awal di Singkawang

Baca: VIDEO: Polres Landak Apel Sarpras

Baca: Kapolsek Binjai Hulu Benarkan Ada Kejadian Pembunuhan Sadis di Sungai Risap

"kami berterima kasih, masyarakat saat ini sudah mulai menjalankan deteksi dini, Semua berjalan cepat, dimanapun narkoba sekarang pasti terungkap, Mau dia dikamar hotel, ngumpet - ngumpet pun terungkap, apalagi yang dijalur air, pasti terungkap,"katanya.

Iapun menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga agar tidak ada anggota keluarganya yang terjerat narkoba.

"Narkoba ini bahaya bagi kita semua, Tadi itu kita sudah lihat anak - anak yang lagi disunat ini, masih cerah - cerah semua wajahnya, kasian bila mereka harus terpapar narkoba, tadi bapak Gubernur telah menyampaikan tentang indeks pembangunan manusianya, ini harus benar - benar kita jaga, boro - boro mau unggul, kalau sudah kena, berkompetisi saja tidak sanggup, Lantas bagaimana mau membangun daerah kita,"tuturnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved