Pembangunan PLBN Sungai Kelik Dimulai Tahun Ini, Diperkirakan Rampung 2020

Dari rapat tersebut, menurutnya disepakati bahwa pembangunan PLBN Sungai Kelik sendiri akan dibangun dengan Tipe B.

Pembangunan PLBN Sungai Kelik Dimulai Tahun Ini, Diperkirakan Rampung 2020
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Henri Harahap menghadiri Malam Silaturahmi Baralek Gadang yang diselenggarakan di Gedung Pancasila Sintang, Minggu (24/2/2019) malam. 

Pembangunan PLBN Sungai Kelik Dimulai Tahun Ini, Diperkirakan Rampung 2020

SINTANG - Asisten II Setda Sintang Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Henri Harahap beberapa waktu lalu mewakili Bupati Sintang menghadiri Rapat Persiapan Pembangunan PLBN Sungai Kelik yang diselenggarakan di Kota Pontianak. 

Dalam kesempatan tersebut, dirinya didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sintang Kartiyus, dan Kepala Bagian Pengelolaan Perbatasan Negara Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Andon. 

"Kemarin kita diundang untuk dua kabupaten, yaitu Sintang dan Bengkayang untuk membahas persiapan pembangunan PLBN di Sungai Kelik, Sintang dan PLBN di Jagoi Babang, Bengkayang," katanya, Selasa (18/6/2019) pagi. 

Dari rapat tersebut, menurutnya disepakati bahwa pembangunan PLBN Sungai Kelik sendiri  akan dibangun dengan Tipe B.

Baca: PLBN Sungai Kelik Dibangun Dengan Tipe B, Akses Jalan Akan Segera Dikerjakan

Baca: PLBN Jagoi Babang dan Sungai Kelik Dianggarkan Rp 439 Miliar

Pembangunannya akan dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai saat Pemerintahan Presiden Jokowi selesai 

"Tahu ini dimulai, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan dan nanti terakhir bangunan akan dibangun setelah ada jalan masuk. Target pembangunannya sampai pemerintahan Pak Jokowi selesai tahun 2020," jelasnya. 

Untuk pembangunan jalan, menurutnya pemerintah pusat meminta adanya penyerahan dari Menteri Kehutanan.

Baca: PLBN Jagoi Babang dan Sungai Kelik Dianggarkan Rp 439 Miliar

Sebab lahan yang akan dibangun jalan akses menuju PLBN Sungai Kelik masuk ke dalam kawasan hutan lindung. 

"Pembebasan lahan tersebut menjadi tanggung jawab Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan tanggung jawab Pemda sendiri hanya hanya melakukan pembebasan lahan untuk dipinjam pakai oleh pemerintah pusat," pungkasnya.  

Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved