KPK Periksa Rektor IAIN Pontianak Terkait Kasus Romahurmuziy

KPK Minta Keterangan Rektor IAIN Pontianak Terkait Kasus Romahurmuziy.............

KPK Periksa Rektor IAIN Pontianak Terkait Kasus Romahurmuziy
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Rektor IAIN Pontianak, Dr. Syarif, S.Ag, M.A 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan Rektor Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat, Syarif, terkait kasus yang menjerat politisi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP), Muhammad Romahurmuziy.

Syarif diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Senin (17/6/2019).

Dalam pemeriksaan yang dilakukan selama hampir dua jam itu, Syarif dicecar enam pertanyaan seputar prosedur pemilihan rektor.

"Intinya dimintai klarifikasi soal (kasus) Mas Rommy (Romahurmuziy). Kemudian menyangkut prosedur pemilihan rektor," kata Syarif saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (17/6/2019) malam.

Menurut dia, prosedur pemilihan Rektor IAIN Pontianak telah sesuai.

Ada tujuh profesor kredibel yang tergabung dalam komisi seleksi. Mereka bertugas menjaring kandidat.

Baca: BREAKING NEWS - Siswi Kalbar Jadi Budak Seks Oknum Guru, Videonya Tersebar ke Warga

"Kami juga beradu konsep saat proses seleksi. Saya waktu itu all out, lantaran saya merasa mengerti persoalan karena pernah menjadi pembantu rektor," ucapnya.

Selama proses seleksi, Syarif mengaku tak pernah memberikan atau diminta menyerahkan uang untuk memuluskan langkahnya sebagai rektor.

Namun dia pernah mendapat pesan singkat (SMS) tanpa nama yang menawarkan jalur suksesi.

"Biasalah nawarkan jalur. Tapi tidak saya ladeni. Nomornya langsung saya hapus dan blokir," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved