Kapolres Sambas: Idul Fitri Berlangsung Kondusif dan Nihil Laka Lantas

Menurutnya, hal itu tercapai lantaran berkat tingginya kesadaran masyarakat dan mengutamakan keselamatan.

Kapolres Sambas: Idul Fitri Berlangsung Kondusif dan Nihil Laka Lantas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kapolres Sambas, AKBP Permadi Syahids Putra 

Kapolres Sambas: Idul Fitri Berlangsung Kondusif dan Nihil Laka Lantas

SAMBAS - Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra mengungkapkan, sudah perayaan hari raya Idul Fitri, Kondisi keamanan di Kabupaten Sambas berjalan kondusif dan kecelakaan lalu lintas dilaporkan nihil.

Menurutnya, hal itu tercapai lantaran berkat tingginya kesadaran masyarakat dan mengutamakan keselamatan.

"Selama Operasi Ketupat 2019 khusus di Kabupaten Sambas, dilaporkan untuk kejadian laka lantas mengalami penurunan, bahkan nihil, ini berkat kesadaran warga yang menghargai pentingnya keselamatan berkendara," ujarnya, Selasa (18/6/2019).

Ia menjelaskan, Jika berkaca dari tahun-tahun sebelumnya. Ia mengungkapkan, lakalantas juga turun dalam skala nasional.

Baca: Peringatan Dini BMKG, Mempawah Dilanda Angin Kencang Disertai Kilat dan Guntur

Baca: Serahkan LHP BPK Kalbar ke Ombudsman, Sutarmidji: Urusan Saya dengan BPK Belum Selesai

Baca: Putusan Bawaslu Terkait PPK 6 Kecamatan di Landak, Dinilai Baik Untuk Perbaikan Kualitas Kerja

"Operasi ketupat untuk laka lantas nihil, tidak seperti tahun lalu terdapat sekitar 14 kasus kecelakaan," bebernya.

"Tren penurunan ini juga terjadi secara nasional, ini termasuk di kawasan aruk dan semua jalur baik itu di jalur air dan darat," paparnya.

Sementara itu, untuk masalah Kamtibmas di Kabupaten Sambas selama Idul Fitri juga terbilang aman.

Namun demikian, ia katakan terdapat satu kejadian yang memang menjadi atensi khusus dari pihak Polres Sambas.

"Untuk kamtibmas tak ada kejadian menonjol kecuali dugaan pengerusakan di Kecamatan Pemangkat kemarin, itupun sudah ditangani secara intens oleh Polres," jelasnya.

Kasus dugaan pengrusakan tersebut kata Kapolres, akan lebih baik jika dilanjutkan ke meja perdamaian, dan permusyawaratan.

"Kalau kita lihat dari kasus tersebut maka memang akan lebih baik semangatnya ke arah yang damai dan musyawarah mufakat maka lebih baik demikian, ini akan menjadi solusi yang baik bagi semua pihak," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved