Kajati Kalbar: Kami Bukan Memperlambat, Tapi Berikan Kontribusi

Kepala Kejati Kalbar Baginda Polin Lumban Gaol tegaskan Kejaksaan memberikan dukungan dengan kontribusi

Kajati Kalbar: Kami Bukan Memperlambat, Tapi Berikan Kontribusi
TRIBUNPONTIANAK/Hadi Sudirmansyah
Gubernur Kalbar H Sutarmidji dan Kajati Kalbar Baginda Polin Lumban Gaol saat melakukan penandatangan Perjanjian kerjasama Pemprov Kalbar dan Kejati Kalbar 

Kajati Kalbar: Kami Bukan Memperlambat, Tapi Berikan Kontribusi

PONTIANAK - Terkait adanya perjanjian kerjasama antara Pemprov Kalbar dengan Kejati Kalbar, Kepala Kejati Kalbar Baginda Polin Lumban Gaol tegaskan Kejaksaan memberikan dukungan dengan kontribusi bukan memperlambat pembangunan.

"Dari informasi pembangunan yang ada di Pemprov Kalbar, kita Hanya 2 persen, karena kami bukan perlambat tapi memberikan dukungan dengan memberikan kontribusi,"ujar Kajati Kalbar pada Se‎lasa (18/6/2019).

Pada kesempatan yang sama, Baginda Polin Lumban Gaol ini juga mengungkapan Perusahaan Perkebunan di kalbar saat ini dalam program CSR masih sangat minim.

Baca: TERPOPULER- Mahasiswi UNS Asal Kalbar Tewas, Sindikat Narkotika Jalur Laut, hingga Ibukota Indonesia

Baca: BREAKING NEWS: Pedagang Apam Pinang Ditemukan Meninggal di Parit Sungai Jawi

Baca: Kalbar 24 Jam - Sutarmidji Ancam Cabut Izin Praktek Dokter, Mahasiswi Tewas, hingga Nikah Siri

Tak hanya itu, pihaknya juga mendapatkan infomasi masih terdapat pelanggaran yang di lakukan perusahaan ‎seperti HGU 1000 hektare, tapi realisasinya 1200 hektare , maka itu sama pelanggaran penggunaan HGU

"Kami bisa meminta pengadilan untuk cabut operasional, kejaksaan punya kewenangan bila kerusakan lingkungan, selain itu juga kami bisa meminta audit total," ungkap kajati.

Tak hanya itu, Kajati Kalbar juga menegaskan pihaknya juga bisa minta ganti rugi, atau kerugian negara akibat dari kerusakan lingkungan, maka kami bisa mendorong. Karena kami tahu Perusahaan itu ada CSR.

"Penindakan yang telah kami lakukan seperti di Ketapang, yakni ada pertambangan yang melakukan pelanggaran, maka 9 alat berat kita sita," pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved