Hadiri Pembukaan Baksos Kesehatan Polda Kalbar, Sutarmidji Imbau Masyarakat Peduli Kesehatan

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji dalam sambutannya pada acara pembukaan Baksos Kesehatan Polda Kalimantan Barat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Wulan
Anggota Kepolisian maupun TNI melakukan pengecekan sebelum mendonorkan darah di ruangan Sekolah Terpadu, Jl Tanjung Raya II Saigon. 

Hadiri Pembukaan Baksos Kesehatan Polda Kalbar, Sutarmidji Imbau Masyarakat Peduli Kesehatan

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji dalam sambutannya pada acara pembukaan Baksos Kesehatan Polda Kalimantan Barat  dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap Polda Kal-Bar yang sudah sering mengadakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan serupa, Selasa (18/06/2019).

Hal ini dikarenakan program Polda Kal-Bar tersebut telah membantu mengurangi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada posisi Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Barat.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena kalau kita melihat posisi Kalimantan Barat, kita melihat dari indeks pembangunan manusia kita berada di urutan ke 29 dari 34. Nah ketika kita membicarakan tentang IPM yang berada di urutan 29, pasti itu ada masalah salah satunya kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan masalah kemiskinan," ujar Gubernur Kalimantan Barat tersebut.

Dengan posisi IPM tersebut, Gubernur Kalimantan Barat mengharapkan adanya penyelesaian secara sinergis baik dari pemerintah Provinsi maupun instansi terkait lainnya.

Tidak hanya itu masyarakat juga diharapkan peduli terhadap kesehatan, baik dari diri sendiri maupun dilingkungan tempat tinggal.

Baca: Cargill Pertegas Kebijakan Nol-Pembakaran Untuk Dukung Masyarakat Lokal

Baca: Bupati Sanggau: 33 Desa di Sanggau Belum Berlistrik

Baca: Momen Reuni Setelah Perayaan Idul Fitri, HARRIS Hotel Pontianak Tawarkan Paket Halal Bihalal

"Nah ini yang harus kita selesaikan secara sinergis, baik jajaran pemerintah provinsi maupun jajaran instansi lainnya. Masyarakat juga harus mau peduli dengan kesehatannya, pendidikan anaknya. Kalau tidak kita tidak akan bisa bersaing dengan yg lain," jelasnya.

Harapan Sutarmidji adalah Kedepan dengan kesehatan yang baik akan melahirkan sumberdaya manusia yang baik.

Ditambah keinginan untuk memberikan pelayanan kepada penderita penyakit khusus juga nantinya bisa mendapatkan pelayanan khusus, seperti satu diantaranya adalah masyarakat yang sakit dan memerlukan pendonoran darah.

Ia berharap baik dari Pemda, Polri, TNI maupun masyarakat mau rutin melakukan donor darah sehingga kebutuhan masyarakat yang sakit dapat segera terpenuhi.

"Kedepan kita ingin memberikan pelayanan khusus bagi mereka yang menderita penyakit dan membutuhkan penanganan khusus. Saya mengharapkan nantinya jumlah pendonor darah semakin bertambah, dengan satu diantara cara Pemda, Polri dan TNI berpartisipasi menjadi pendonor rutin" tutupnya. (Marpina Wulan)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved