BREAKING NEWS: Pedagang Apam Pinang Ditemukan Meninggal di Parit Sungai Jawi

Pada pukul 03.30 WIB korban yang sudah meningal dunia di evakuasi ke rumah duka di Gg Gunung Pandan 4

BREAKING NEWS: Pedagang Apam Pinang Ditemukan Meninggal di Parit Sungai Jawi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Korban pada saat di evakuasi usai ditemukan oleh tim Basarnas Pontianak dan juga anggota kepolisian di parit kawasan Sungai Jawi, Selasa (18/6). 

Pedagang Apam Pinang Ditemukan Meninggal di Parit Sungai Jawi

PONTIANAK - Seorang pedagang martabak manis (apam pinang) yang membuka lapaknya Jl. HRA. Rahman Sungai Jawi, ditemukan tak bernyawa.

Pria yang diketahui bernama M. Hilman (41) ditemukan di parit yang tidak jauh dari lapaknya,  Selasa (18/6) sekitar pukul 03:30 WIB. 

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Abdullah mengatakan, pihaknya mendapat lalporan dari seorang pria paruh baya bernama Satori (57) yang merupakan ayah korban, melaporkan putranya tersebut tidak kunjung pulang kerumah. 

"Ayah korban melaporkan bahwa putranya yang berjualan apam pinang tidak ada ditempat bahkan tidak ada pulang ke rumah, biasanya setiap malam pukul 00.00 WIB sudah pulang ke rumah, tapi hingga pukul 00.45 WIB belum pulang," ujar Kompol Abdullah, Selasa (18/6).

Kapolsek melanjutkan, ayah korban melaporkan ke pihaknya dikarenakan saat mencari ke tempat anaknya berjualan, gerobak serta sejumlah kue apam pinang masih berada di lokasi, tetapi tidak dengan putranya. 

Baca: Selamatkan Aset Pemprov dari Pihak Ketiga, Sutarmidji Gandeng Kejaksaan

Baca: Pembangunan PLBN Sungai Kelik Dimulai Tahun Ini, Diperkirakan Rampung 2020

Berdasarkan laporan tersebut, anggota Polsek Pontianak Barat kemudian langsung mendatangi lokasi tempat korban berjalan, dari saksi saksi dilapangan yang ditemui bahwa tidak ada satu orangpun yang mengetahui pasti kemana perginya korban. 

"Setelah satu jam lebih sekitar pukul 02.00 WIB, tim Basarnas Kota pontianak datang kelokasi upaya melakukan pencarian di dalam parit Sungai Jawi, diduga korban jatuh ke parit, dilihat dari kursi plastik yang biasa di gunakan duduk oleh korban posisinya sudah terapung di atas aliran sungai tepat berada di depan Swalayan Mitra Anda," ungkap Abdullah. 

Dari hasil pencarian oleh tim Basarnas selama satu jam menggunakan perahu karet, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, didalam sungai kurang lebih 10 meter dari TKP Jualan.

"Pada pukul 03.30 WIB korban yang sudah meningal dunia di evakuasi ke rumah duka di Gg Gunung Pandan 4 yang merupakan rumah orang tua korban," tutup Kompol Abdullah.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved