Sepenggal Kisah Bupati Sintang Menikmati Lebaran Bersama Keluarga di Malaysia

Bupati Sintang Jarot Winarno menggelar Open House dan Halal Bihalal dalam rangka Idul Fitri 1440 Hijriah

Sepenggal Kisah Bupati Sintang Menikmati Lebaran Bersama Keluarga di Malaysia
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto yang diupload Bupati Sintang Jarot Winarno di Instagram resminya saat menikmati lebaran di Kota Seriemas Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia beberapa waktu lalu. 

Sepenggal Kisah Bupati Sintang Menikmati Lebaran Bersama Keluarga di Malaysia

SINTANG - Bupati Sintang Jarot Winarno menggelar Open House dan Halal Bihalal dalam rangka Idul Fitri 1440 Hijriah dengan mengundang semua element masyarakat dan pemerintahan di Pendopo Bupati Sintang, Senin (17/6/2019) pagi.

Pada kesempatan tersebut, Jarot mengatakan bahwa berbeda dengan tahun sebelumnya memang selama lebaran dirinya merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Kota Seriemas Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia.

"Mau lebaran disini, kondisi bangunan tidak memungkinkan, pasca kebakaran beberapa waktu lalu. Rumah yang disewa di Transito juga tidak mungkin karena kecil, kalau ke Rumah Kopi rasanya tidak nyaman mengundang lebaran ke kebun,” ujar Bupati Jarot.

Meskipun lebaran di Malaysia, menurutnya suasana menyambut kemenangan Idul Fitri tak jauh berbeda dengan lebaran di Kabupaten Sintang.

Baca: 6 Artis Cantik yang Rela Jadi Istri Kedua, Tak Malu Tunjukkan Kemesraan di Depan Publik

Baca: Lelang Jaringan Komunikasi Super Cepat, Jerman Raup Keuntungan 6,5 Miliar Euro

Baca: Mau Daftar Sekolah di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak?, Ini Persyaratannya

"Semuanya sama dengan kita, hari pertama salat Idul Fitri dengan keluarga. Sesudah itu kita sedikit silaturahim di masjid. Kita masing-masing membawa makanan sesudah itu yang muslim saling berkunjung," katanya.

"Kemudian agak siang sedikit, kita menyiapkan makan buat keluarga-keluarga dan saudara-saudara kita yang non muslim, tetangga-tetangga kita untuk makan di rumah ramai-ramai," tambahnya.

Menurutnya menu makanan yang pasti tidak ketinggalan pada hari pertama dan kedua lebaran di sana adalah lemang.

"Lemang pasti ada pakai colenak rendang, kemudian nasi opor pasti ada, cuma ketupat sudah banyak di sana, kalau di Jawa kan dimakan pas lebaran Ketupat. Kalau kue-kue sama, yang paling top itu kue nastar, paling dicari orang," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved