Pemuda Perbatasan Ajak Pemuda Kenali Daerah Kapuas Hulu

Timotius mengajak kaum milenia untuk mengenalinya daerah Kapuas Hulu, baik itu jumlah desa, kecamatan serta karakter suku

Pemuda Perbatasan Ajak Pemuda Kenali Daerah Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Seorang Tokoh Pemuda Perbatasan di Kapuas Hulu, M. Fiqri Timotius. 

Pemuda Perbatasan Ajak Pemuda Kenali Daerah Kapuas Hulu

KAPUAS HULU - Salah satu pemuda asal Kecamatan Embaloh Hulu, daerah perbatasan Indonesia - Malaysia wilayah Kapuas Hulu, Timotius mengajak kaum milenial untuk mengenalinya daerah Kapuas Hulu.

Menurut Timotius, sebagai putra dan putri Kapuas Hulu mesti mengetahui kondisi daerah sendiri, baik itu jumlah desa, kecamatan serta karakter suku dan budaya yang harus terus di jaga dan dilestarikan.

"Bayangkan masih banyak kalangan muda yang tidak tahu jumlah desa dan kecamatan di Kapuas Hulu, bahkan sejumlah kaum muda banyak terjebak oleh perkembangan teknologi terutama pengaruh game online," ujarnya kepada Tribun, Senin (17/06-2019).

Baca: TERPOPULER - Klasemen MotoGP 2019, Puput Nastiti Devi jadi Sorotan,hingga Perilaku Aneh Jungkook BTS

Baca: Kalbar 24 Jam - Sistem Zonasi, Cupi Cupita, hingga Mahfud MD Ungkap Nikmat Kopi di Pontianak

Baca: RAMALAN ZODIAK Karier Senin 17 Juni 2019, Hal Baik Butuh Waktu Cancer, Aquarius Temui Jalan Baru

Menurut Timotius yang juga sebagai Sekretaris Ikatan Pena Peduli Sosial Budaya Kapuas Hulu, dengan mengenal daerah serta budaya daerah sendiri bisa dijadikan benteng bagi generasi muda terhadap dampak negatif budaya luar.

"Saya berharap kaum muda bisa memanfaatkan perkembangan teknologi, untuk kegiatan positif salah satunya mempromosikan dan mengenalkan potensi apa saja yang ada di Kapuas Hulu ke daerah lain," ucapnya.

TTimotius juga mengajak, kaum milenia turut serta mendukung dan mengawasi program pembangunan tentunya dengan etika yang baik. "Hindari dan perangi berita hoaks, karena itu dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, lebih baik kita promosi Kapuas Hulu ini ke dunia luar ketimbang kita ikut share atau menanggapi berita dan informasi yang belum jelas kebenarannya," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved