Paolus Hadi Buka Musrenbang, Ini Yang Menjadi Fokus dalam RPJMD Sanggau 2019-2024

Jadi kita harus kejar ini. Kalau jaman dulu bisa di atas 100 tahun, tapi rata-rata nasional baru 79 kalau saya tidak salah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Bupati Sanggau, Paolus Hadi 

Paolus Hadi Buka Musrenbang, Ini Yang Menjadi Fokus dalam RPJMD Sanggau 2019-2024

SANGGAU-Bupati Sanggau, Paolus Hadi membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Sanggau tahun 2019-2024 di aula hotel The Garden Palace Sanggau, Senin (17/6/2019).

Hadir juga Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, Asisten I Setda Provinsi Kalbar, Alexander Rambonang, Sekda Sanggau AL Leysandri, jajaran Forkopimda Sanggau, jajaran OPD Sanggau, Ormas, OKP, tokoh agama, tokoh pemuda, dan undangan lainya.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan, Persoalan tingkat pendidikan di Kabupaten Sanggau masih menjadi fokus dalam RPJMD Kabupaten Sanggau periode 2019-2024. Lantaran, jika dirata-ratakan lama pendidikan masyarakat Sanggau belum mampu mencapai angka tujuh tahun.

Baca: Manfaatkan Lingkungan, Desa Tanjung Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar

Baca: 23 Atlet Sanggau Siap Berlaga Pada POPDA, Ini Harapan Tokoh Pemuda Sanggau

“Sanggau baru 6,7 tahun rata-rata orang sekolah. Berarti rata-rata kita ini masih banyak yang belum tamat SLTP,” katanya, Senin (17/6/2019).

PH sapaan akranya menjelaskan, angka itu jauh dibanding target nasional yang sudah mengarah pada angka 12 tahun. Di periode kedua pemerintahannya, ia bertekad mengejar ketertinggalan tersebut.

"Rendahnya tingkat pendidikan itu, dipengaruhi berbagai faktor. Mungkin salah satunya generasi yang lama itu masih hidup saat ini yang rata-rata tidak sekolah. Generasi baru harus kita monitor, jangan tamat kelas VI SD sudah berhenti, berpikir menikah, "ujarnya.

"Mungkin juga mereka tidak sekolah, karena jarak sekolah jauh, orangtua lebih mementingkan beli motor ketimbang menyekolahkan anak. Itu menjadi tanggungjawab kita,”tambahnya.

Untuk kesehatan, lanjutnya, rata-rata angka harapan hidup warga Sanggau meningkat menjadi 70 tahun. Kalau anak-anak yang lahir di tahun 2018 atau 2017 mereka punya angka harapan hidup hingga 70 tahun.

Baca: Tak Takut Diputus Gunawan Tunggak Pembayaran PDAM Lima Bulan, Ini Alasanya

"Jadi kita harus kejar ini. Kalau jaman dulu bisa di atas 100 tahun, tapi rata-rata nasional baru 79 kalau saya tidak salah,”tuturnya.

Termasuk juga infrastruktur jalan dan jembatan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Di periode kedua ini, lanjutnya, RPJMD yang akan disusun tidak jauh beda dengan lima tahun sebelumnya.

"Saya dengan pak Wakil sadar sesadar-sadarnya bahwa rencana mengurus Sanggau ini akan kami teruskan sebagaimana yang sudah kami lakukan selama lima tahun. Mungkin lebih spesifik, sehingga mudah mengukur hasilnya,”tegasnya.

PH menegaskan, seorang bupati yang hebat pasti didukung oleh para jajaran yang luar biasa. 
Mudah-mudahan bisa maksimal sehingga bisa kita laksanakan dengan baik kedepan.

"Sehingga Sanggau menjadi Kabupaten yang bermartabat, kabupaten yang punya harga diri. Itu yang kita maksud dari kata terdepan,”pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved