Lelang Jaringan Komunikasi Super Cepat, Jerman Raup Keuntungan 6,5 Miliar Euro

Jaringan itu bisa digunakan dalam proses produksi digital maupun untuk operasi mobil otonom tanpa pengemudi.

Lelang Jaringan Komunikasi Super Cepat, Jerman Raup Keuntungan 6,5 Miliar Euro
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Lisensi 5G 

Lelang  Jaringan Komunikasi Super Cepat, Jerman Raup Keuntungan 6,5 Miliar Euro

JERMAN -  Hasil akhir pelelangan jaringan 5G setelah putaran penawaran yang mencatat rekor sampai 497 kali.

Hal itu diumumkan langsung Badan Urusan Jaringan Digital Jerman atau Bundesnetzagentur (BnetzA).

Jaringan 5G adalah jaringan komunikasi super cepat yang akan memungkinkan komunikasi real time antara unit-unit produksi dan antar kendaraan.

Jaringan itu bisa digunakan dalam proses produksi digital maupun untuk operasi mobil otonom tanpa pengemudi.

Baca: Prediksi Skor Persib Bandung Vs Tira Persikabo Shopee Liga 1 2019 Live Indosiar Jam 18.30 WIB

Baca: Setiap Orang Punya Sel Kanker, Ini Penjelasan WHO

Penawaran lelang dimulai pada pertengahan Maret lalu dan dibuka dengan tawaran awal sekitar 3 miliar Euro.

Penawaran terus naik dengan cepat hingga mencapai sekitar 6,5 miliar. BnetzA harus menaikkan tawaran minimum sampai enam kali lipat minggu ini untuk mengakhiri pelelangan.

Peserta baru

Tawaran tertinggi datang dari perusahaan Deutsche Telekom, diikuti oleh Vodafone dan Telefonica Germany, yang mengoprasikan jaringan O2.

Perusahaan 1&1, operator seluler virtual yang dikendalikan United Internet, juga membuat penawaran yang sukses menembus batasan untuk menjadi operator baru.

Perusahaan yang berbasis di Montabaur itu mengelola merek GMX dan Web.de.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved