Johnson Ajak Warga Sanggau Jadi Pendonor Darah Sukarela Aktif, Ini Manfaat Donor Darah

M Johnson Maulani menyampaikan, Beberapa hari terakhir stok darah di UTD PMI Kabupaten Sanggau kosong

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Ketua PMI Kabupaten Sanggau, M Johnson Maulani 

Johnson Ajak Warga Sanggau Jadi Pendonor Darah Sukarela Aktif, Ini Manfaat Donor Darah

SANGGAU - Wakil Ketua PMI Kabupaten Sanggau, M Johnson Maulani menyampaikan, Beberapa hari terakhir stok darah di UTD PMI Kabupaten Sanggau kosong. Menjelang lebaran dan beberapa hari setelah lebaran tidak ada yang mendonorkan darahnya.

"Hal inilah yang menyebabkan stok darah makin menipis dan akhirnya kosong sama sekali. Kalaupun ada yang donor, mereka adalah pendonor darah pengganti yang artinya darah yang didonorkan langsung terpakai oleh pasien yang membutuhkan, "katanya, Senin (17/6/2019.

Dikatakanya, Kebutuhan darah kabupaten Sanggau sekitar 250 kantung per bulan. Dari kebutuhan tersebut, hanya separuhnya yang dapat dipenuhi dari para pendonor sukarela aktif yang mendonorkan darahnya tiap tiga bulan sekali.

Baca: Kalbar 24 Jam - Sistem Zonasi, Cupi Cupita, hingga Mahfud MD Ungkap Nikmat Kopi di Pontianak

Baca: TERPOPULER - Klasemen MotoGP 2019, Puput Nastiti Devi jadi Sorotan,hingga Perilaku Aneh Jungkook BTS

Baca: Tak Miliki Wisata Alam, Edi Kamtono Kemas Event dan Budaya Menjadi Daya Tarik Wisata

Untuk itulah, Johnson mengimbau dan mengajak warga Sanggau untuk bisa memulai menjadi pendonor darah sukarela aktif.

"Donor darah pengganti memang membantu mereka-mereka yang membutuhkan, namun akan lebih sangat membantu apabila kita bisa menjadi pendonor darah sukarela yang artinya secara rutin mendonorkan darah ke PMI tanpa harus diminta, "ujarnya.

Dengan donor darah, lanjutnya, berarti secara otomatis kita memeriksakan kesehatan kita. Karena selain tekanan darah dan kadar Hb kita dalam darah diperiksa.

"Dengan donor darah kita juga dapat mendeteksi jika ada penyakit berbahaya dan menular tanpa harus ke rumah sakit. Darah yang kita donorkan sebelum ditransfusikan kepada mereka yang membutuhkan, terlebih dahulu dicek apakah kita sudah terbebas dari penyakit HIV/AIDS, sifilis, heafatitis dan lain-lain, "tuturnya.

Selain itu, Donor darah juga mampu menekan risiko serangan jantung hingga 40 persen dan mengurangi kadar zat besi yang berlebihan dalam tubuh.

"Selian itu, donor darah akan memberikan kepuasan tersediri karena kita bisa membantu orang lain, bahkan sudah menyelamatkan nyawanya. Karena itu, mulailah donor darah dari sekarang,"pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved