Pemkot Pontianak Pastikan Terima Murid SD-SMP Berdasarkan Sistem Zonasi

Sistem zonasi dijelaskannya peserta didik baru yang bisa mendaftar ke sekolah tersebut berada terdekat dengan domisili peserta didik.

Pemkot Pontianak Pastikan Terima Murid SD-SMP Berdasarkan Sistem Zonasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
ILUSTRASI 

Pemkot Pontianak Pastikan Terima Murid SD-SMP Berdasarkan Sistem Zonasi

PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak dalam menerima peserta didik baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang bedara dibawah kendali pemerintah kota mengikuti aturan pemerintah pusat dalam penerimaan.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai memastikan pihaknya mengikuti aturan yang telah dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang penerimaan peserta didik.

Lanjut disampaikannya berdasarkan aturan itu, sekolah negeri yang ada khususnya SD dan SMP yang berada dibawah kewenangan pemerintah kota menerima peserta didik berdasarkan sistem zonasi atau jarak lingkungan sekolah.

"Kita tetap mematuhi Surat Keputusan Menteri Pendidikan, bahwa penerimaan peserta didik baru dilakukan dengan sistem zonanisasi," ucap Edi Rusdi Kamtono, Minggu (16/6/2019).

Baca: Ini Jalur Pendaftaran PPDB Online Jenjang SMA/SMK di Kalbar

Baca: Syarat PPDB Tingkat SMA/SMK Tahun 2019 Yang Perlu Dipersiapkan

Sistem zonasi dijelaskannya peserta didik baru yang bisa mendaftar ke sekolah tersebut berada terdekat dengan domisili peserta didik.

Hal itu bertujuan untuk menghindari adanya opini atau anggapan sekolah-sekolah unggulan. Dengan sistem ini, Edi menegaskan sekolah harus sama kualitasnya, tidak adalagi sekolah unggulan dan sekolah favorit semua sama.

Kemudian pertimbangan lainnya, jarak tempuh yang ditempuh peserta didik tidak jauh.

"Kebijakan ini wajib kita laksanakan. Tentu kelemahan-kelamahan sekolah yang dianggap bukan unggulan akan kita tingkatkan. Jadi tidak ada lagi anggapan sekolah unggulan, semua sekolah sama unggulnya, kualitas guru sama, fasilitas juga akan kita lengkapi," tegaanya.

Baca: Disdikbud Terapkan Sistem Zonasi Khusus, Sekolah Favorit Dipaksa Terima Siswa Non Prestasi

Baca: Terapkan Sistem Zonasi PPDB 2019, Ini Tanggapan Orangtua Murid

Dengan demikian, Edi memastikan tidak ada sekolah unggulan dan tidak unggulan, sekolah bermutu dan tidak, semuanya bermutu. Ia berharap anak-anak akan bangga menjadi almamater sekolah tersebut.

Ia meminta pihak dinas pendidikan untuk mempersiapkan semua hal terkait dengan penerimaan yang akan dimulai awal Juli mendatang.

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved