BPH Migas Akan Gelar FGD Bahas Pembangunan Pipa Transmisi Gas Trans Kalimantan

Kepala BPH Migas Muhammad Fanshurullah Asa menegaskan, pada September mendatang, pihaknya berencana akan melakukan Forum Grup Discussion (FGD)

BPH Migas Akan Gelar FGD Bahas Pembangunan Pipa Transmisi Gas Trans Kalimantan
TRIBUNPONTIANAK/Rivaldi Ade Musliadi
Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa (kanan) saat memberikan konferensi pers terkait rencana pembangunan jaringan pipa gas di Kalbar, Sabtu (15/6). 

BPH Migas Akan Gelar FGD Bahas Pembangunan Pipa Transmisi Gas Trans Kalimantan

PONTIANAK - Kepala BPH Migas Muhammad Fanshurullah Asa menegaskan, pada September mendatang, pihaknya berencana akan melakukan Forum Grup Discussion (FGD) membahas secara rinci studi kelayakan rencana pembangunan pipa tranmisi Gas Trans Kalimantan.

"Saya menginginkan semua Gubernur se Kalimantan, bupati dan walikota se kalbar bisa hadir. Semua anggota DPR-RI dapil Kalbar, anggota DPD Kalbar, plus akademisi, bisa hadir," ujarnya, Sabtu (15/6).

Dengan demikian, semua rencana tentang pembangunan pipa tranmsisi gas trans kalimantan tersebut bisa dibahas secara konferhensif.

Menurutnya, recana pembangunan pipa transmisi gas itu tidak hanya berbicara soal kepentingan satu daerah saja. Tetapi ada perspektif yang lebih besar yang akan dicapai.

"Kita ada satu komitmen bersama yang mencakup kepentingan trans kalimantan," katanya.

Baca: TERPOPULER - Jadwal Copa America 2019, Citra Monica Angkat Suara, hingga Unggahan Lisa BLACKPINK

Baca: Butuh Kado? Toko Keropi Sanggau Sediakan Beragam Pilihan

Baca: BPH Migas Kaji Pembangunan Jaringan Pipa Gas di Trans Kalimantan Sepanjang 1.732 KM

Ia juga meyakini, apabila rencana pembangunan jaringan pipa transmisi gas bisa dicapai untuk menjadi rencana strategis nasional, otomati, kata dia, akan berdampak positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat Kalimantan.

"Dan yang terpting adalah, bisa menjamin keadilan dalam memperoleh energi bagi seluruh masyarakat di wilayah kalimantan. Terutama soal kebutuhan gas, dengan harga yang sangat terjangkau," yakinnya.

Menurutnya, beberapa wilayah di indonesia yang telah dibangun jaringan pipa tranmisi gas, seperti di Pulau Jawa, dan Sumatera, terbukti mampu memberikan kemudahan masyarakat dalam memperoleh gas.

"Yang jelas, kami selalu menetapkan harga gas yang dialirkan ke rumah tangga pasti lebih murah dari gas LPG 3 kg," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved