Pilpers 2019

Klaim Kemenangan BPN Berubah-ubah, Dahnil Anzar Berikan Penjelasan Detailnya

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan mengapa angka klaim kemenangan pihaknya berubah

Klaim Kemenangan BPN Berubah-ubah, Dahnil Anzar Berikan Penjelasan Detailnya
ISTIMEWA/TRIBUN WOW
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak 

Klaim Kemenangan BPN Berubah-ubah, Dahnil Anzar Berikan Penjelasan Detailnya

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan mengapa angka klaim kemenangan pihaknya berubah.

Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan perubahan itu terjadi lantaran progres pengumpulan data rekapitulasi hasil Pilpres 2019 dari pihaknya masih belum rampung dan terus dilakukan perubahan seiring dari capaian terakhir mereka.

"Seperti dijelaskan Mas Bambang Widjajanto (BW) juga kalau teman ikuti, progresivitas perubahan pasti terjadi seiring pengumpulan data," ucap Dahnil ditemui di kediaman Sandiaga Uno, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2019) malam.

Dahnil menegaskan data yang disampaikan BW dalam persidangan gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) itu adalah data akhir.

Baca: Ingin Cantik Seperti Artis Korea? Ini Rekomendasi 5 Merek Cushion Terlaris

Baca: So Sweet Banget! Inilah Deretan 25 Idol K-Pop Cowok yang Mempesona dengan Flower Crown

Baca: Ingin Terlihat Eksis di Instagram? 7 Pose Foto Girlband Korea Ini Bisa Anda Contek!

"Mas BW jelaskan setelah sidang selesai, proses ketika MK selesai, semua sudah finalisasi, itu data finalnya," ujarnya.

Diketahui, awalnya, Prabowo mengklaim menang 62 persen atas Jokowi-Ma'ruf.

Namun, saat gugatan sengketa Pilpres 2019 diajukan ke MK, klaim kemenangan menjadi 52 persen.

Prabowo-Sandi menyebut menang dengan perolehan 68.650.239 suara atau 52 persen melawan Jokowi-Ma'ruf yang dinilainya meraih 63.573.169 suara atau 48 persen.

Persentase tersebut berbeda dengan versi rekapitulasi KPU yang mereka gugat, yakni Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 suara (44,50 persen) dan Jokowi-Ma'ruf meraih 85.607.362 suara (55,50 persen). 

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Dulu Klaim Menang 62 Persen, Dahnil Anzar Jelaskan Kenapa Angka Kemenangan Prabowo-Sandi Berubah.


Editor: madrosid
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved