Ringkus Kurir 25 Kg Sabu di Hotel, PHRI Kalbar Siap Dukung Kepolisian Ungkap Narkoba

pada saat mereka menyelesaikan administrasi, yaitu administrasi pembayaran, dan menunjukan identitas, kami menganggap itu sudah selesai.

Ringkus Kurir 25 Kg Sabu di Hotel, PHRI Kalbar Siap Dukung Kepolisian Ungkap Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Ketua PHRI Kalbar Yuliardi Qamal (batik coklat) saat berbincang dengan Kapolda Kalbar (tengah) usai press Conferens penggagalan Penyelundupan 25 kg narkoba, Jumat (14/6/2019) 

Ringkus Kurir 25 Kg Sabu di Hotel, PHRI Kalbar Siap Dukung Kepolisian Ungkap Narkoba

PONTIANAK- Polda Kalbar menggelar pers Conferens di Mapolda Kalbar atas berhasilnya ditresnarkoba Polda Kalbar menggagalkan Penyelundupan narkoba seberat 25 kilogram, Jumat (14/6/2019).

Pelaku di amankan di sebuah hotel, setelah kedua pelaku berpindah - pindah hotel di kota Pontianak.

Pada Press Conferens ini, turut hadir juga perwakilan dari PHRI (perhimpunan Hotel Republik Indonesia) Provinsi Kalbar.

Baca: VIDEO: Rubi Hadi Saputra Sebut Beruang Madu Yang Kurus di Sinka Zoo Sehat

Baca: Kapan Dilantik Sebagai Sekda Kalbar, Ini Jawaban Leysandri

Ketua PHRI Kalbar H. Yuliardi Qamal SE, mengatakan bahwa pihaknya selalu siap membantu pihak kepolisian untuk mengungkap kejahatan extra ordinary crime peredaran narkoba di Indonesia, dan pihaknya siap bekerja sama memberikan bantuan kepada pihak kepolisian.

Namum demikian ia mengatakan bahwa tidak bisa terlalu kaku dalam melayani tamu yang membuat orang tidak nyaman saat hendaknmenginap, karena dalam dunia perhotelan bila tamu sudah membayar serta menunjukan kartu identitas, maka orang tersebut sudah bisa menginap di hotel yang ditujunya.

"Perhotelan inikan jasa, pada saat mereka menyelesaikan administrasi, yaitu administrasi pembayaran, dan menunjukan identitas, kami menganggap itu sudah selesai. Tapi kami selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian, dan kami juga memantau, bila terindikasi ada tamu yang mencurigakan, dan terindikasi narkoba maka kami siap membantu untuk dilakukan penggeledahan, yang sesuai dengan aturan kepolisian,"katanya.

Ia mengatakan bahwa memungkinkan untuk pihaknya menggunakan alat X Ray untuk mendeteksi barang bawaan para tamu bila di minta oleh pihak kepolisian.

"Bisa saja kalau itu merupakan permintaan dari pihak kepolisian, tapi kalau itu mempersulit, balik lagi, kita di hotel ini kan bidang jasa, Sehingga orang itu nanti menjadi tidak nyaman, kita kan harus lihat juga, hotel itukan untuk orang nginap, untuk kenyamanan dan lain - lainnya, Itu perlu juga untuk kita utamakan. Tapi boleh saja (X-ray) Untuk mencegah ini, karena kita kan maunya seperti yang bapak Kapolda katakan untuk Kalbar ini Zero Narkoba, jadi kita akan bantu, intinya kita akan bantu," jelas Mulyadi.

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved