Korban Cinta Ditolak

Wabub Kubu Raya Sujiwo Kutuk Perbuatan Usman Siram Air Keras ke Anak Wanita Pujaannya

Sujiwo menjenguk Bintang, bocah di bawah umur korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh seorang laki - laki yang menaruh hati kenapa ibunya

Wabub Kubu Raya Sujiwo Kutuk Perbuatan Usman Siram Air Keras ke Anak Wanita Pujaannya
TRIBUNPONTIANAK/ferryanto
Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo saat jenguk Bintang Korban penyiraman air keras, Kamis (13/6/2019) 

Wabub Kubu Raya Sujiwo Kutuk Perbuatan Usman Siram Air Keras ke Anak Wanita Pujaannya

KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menjenguk Bintang, bocah di bawah umur korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh seorang laki - laki yang menaruh hati kenapa ibunya, Kamis (13/6/2019)

Kehadirannya langsung disambut oleh ibu korban Muryani serta keluarga korban.

Sujiwo pun mengaku sangat prihatin atas apa yang terjadi menimpa Bintang, dan dirinya bahkan sampai mengutuk perbuatan pelaku terhadap korban.

"Saya atas nama pemerintah kabupaten turut prihatin atas kondisi Bintang, dan saya sangat prihatin atas kejadian seperti ini,"tuturnya.

Baca: TERPOPULER - Usman Siram Air Keras ke Anak Janda Idaman, Zul Zivilia, hingga Pemain Persib Bandung B

Baca: Jadwal Balapan MotoGP Catalunya Spanyol, Alex Rins Percaya Diri Bisa Tampil Kompetitif

Baca: Kapolda Kalbar Sambut Putri Daerah Kalbar Kasat Lantas Polresta Pontianak Sebagai Polisi Teladan

Iapun meminta kepada keluarga korban untuk menyerahkan seluruh proses yang ada ke pihak berwajib untuk diselesaikan.

"Kita harapkan dari pihak kelautan korban sudah sepenuhnya serahkan kepihak Kepolisian, biarkan pihak kepolisian melaksanakan tugasnya secara profesional, untuk melakukan penyelesaian sampai nanti mengantarkan di pengadilan, dan yang terpenting kita fokus untuk perawatan korban,"ujarnya.

Sujiwo juga menyampaikan bahwa bila mana pihak keluarga membutuhkan bantuan dalam hal pengobatan Bintang, dirinya mempersilahkan untuk mendatangi pihak Pemda kubu Raya di Bidang Kesejahteran Sosial.

"Kalau nanti diperlukan perawatan lebih intensif, Kalau nanti pihak keluarga korban tidak mampu, Silahkan datang ke Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di Kesos, kita juga ada program untuk membantunya, melalui bantuan sosial tak terduga,"katanya.

"Dengan kejadian ini saya mengutuk perilaku pelaku, dan pihak korban jangan khawatir bila ada ancaman dan Insha Allah kita ramai - ramai akan memantau keluarga korban dan korban itu sendiri, ya seyogyanya pelaku paling menyesali perbuatannya dan meminta maaf dengan pihak korban dan mudah - mudahan ini kejadian pertama dan terakhir dan tdak terjadi dan terulang lagi,"tuturnya

Penulis: Ferryanto
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved