Tiga Kali Kedapatan Pasangan Luar Nikah, Indekos Gang Kamboja Terancam Ditutup

Apalagi indekos yang ada di Gang Kamboja sudah tiga kali kedapatan pasangan luar nikah di dalamnya kala digrebek Satpol PP

Tiga Kali Kedapatan Pasangan Luar Nikah, Indekos Gang Kamboja Terancam Ditutup
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

Tiga Kali Kedapatan Pasangan Luar Nikah, Indekos Gang Kamboja Terancam Ditutup

PONTIANAK - Seringnya terjaring razia pasangan luar nikah saat dilakukan penertiban indekos oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi perhatian serius Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Apalagi indekos yang ada di Gang Kamboja sudah tiga kali kedapatan pasangan luar nikah di dalamnya kala digrebek Satpol PP dan ia sebut akan ditindak tegas sesuai aturan.

Edi Kamtono menilai pemilik indekos tak mengambil peran dalam menjaga dan mengawasi indekosnya, sebab masih ditemukan pasangan luar nikah.

Padahal Pemkot Pontianak menurutnya telah mengimbau pada para pelaku usaha indekos agar mengawasi dan menjaga tempat usahanya itu supaya tak dijadikan tempat perbuatab negatif yang melanggar aturan.

Baca: Jadwal Balapan MotoGP Catalunya Spanyol, Alex Rins Percaya Diri Bisa Tampil Kompetitif

Baca: Di Padang, Rumah MBR Disubsidi Pemkot dan Kecamatan Diberi Dana Stimulan Hingga Rp 1 M

Baca: Kapolda Kalbar Sambut Putri Daerah Kalbar Kasat Lantas Polresta Pontianak Sebagai Polisi Teladan

"Sangat disayangkan juga hampir setiap kali dilakukan razia selalu ditemukan pasangan luar nikah pada kos, kita akan tindak tegas mereka baik penghuninya maupun pemiliknya," ucap Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai, Kamis (13/6/2019).

Sejauh ini sudah ada indekos uang ditutup izinnya karen melanggar aturan dengan membiarkan para penghuni bebas membawa lawan jenis dan bukan pasangan sahnya.

Ia mengingatkan seluruh indekos yang ada di Pontianak taat akan aturan jika tak mau diberikan sanksi tegas. Ia meminta Satpol PP juga mengajukan pemilik indekos pada pengadilan sebab membiarkan penghuninya bebas.

Indekos ditegaskannya harus taat akan aturan dan ketentuan yang ada, ia tak ingin indekos yang ada malah melanggar.

Lanjut disebut Edi Kamtono pada seluruh pemilik indekos untuk memantau dan menjaga ketertibannya. Selama ini Satpol PP selalu memantau dan merazia indekos dan tak jarang ditemukan pelanggaran yang ada.

Selain pemilik, para penghuni juga disebutnya kerab dilakukan penindakan karena melanggar aturan saat ditemukan. Sering ditemukan pasangan asusila membuat Pemkot Pontianak pernah mencabut izin indekos.

Menurutnya, sanksi sudah sering diberikan pada pemilik indekos, mulai teguran, tertulis hingga pencabutan izinnya.

Edi tak segan-segan memberikan sanksi pada pemilik indekos yang tak menjaga situasi di indekosnya sehingga disalahgunakan penghuninya.

Pemiliklah menurutnya yang harus bertanggungjawab atas apa yang terjadi di tempatnya, jangan sampai menerima sembarangan orang dan harus ada pengawasan sehingga tak disalahgunakan.

"Saya juga mengimbau pada pemilik kos, harus mengawasi karena dia lebih tahu kondisinya dan memantau setiap orang yang datang. Kalau memang salah harus ditegur," tambahnya.

Bagi indekos yang melanggar aturan, pemerintah disebutnya tak segan-segan melakukan penutupan, maksimal tiga kali kedapatan melanggar maka akan dilakukan penutupan.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved