Mantan KSB Talengga Gire Resmi Kembali ke Pangkuan NKRI

Sejumlah mantan anggota kelompok sparatis bersenjata (KSB) yakni ‎Talengga Gire Alias Weginus Gire beserta tiga orang rekannya

Mantan KSB Talengga Gire Resmi Kembali ke Pangkuan NKRI
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Upacara Penerimaan Mantan KSB Jadi Warga NKRI 

Citizen reporter
Kapendam XVII/Cendrawasih
Kol Inf Muhammad Aidi


Mantan KSB Talengga Gire Resmi Kembali ke Pangkuan NKRI


Sejumlah mantan anggota kelompok sparatis bersenjata (KSB) yakni ‎Talengga Gire Alias Weginus Gire beserta tiga orang rekannya antara lain: Piningga Gire (25 th), Tekiles Tabuni (30 th) dan Perengga (27 th),pada selasa (11/6/2019) resmi kembali menjadi warga NKRI

mereka adalah mantan anggota Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) resmi kembali ke pangkuan NKRI. Hal tersebut ditandai dengan upacara resmi yang berlangsung di lapangan upacara Roh Kudus Jl. Papua, Distrik Pagaleme Kab. Puncak Jaya (Puja)

Bertindak selaku Insfektur Upacara (Irup) adalah Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda S.Sos, S.IP, MM, sedangkan Komandan Upacara Kapten Czi Ferdian Nuary (Pasi Pers Kodim 1714/PJ). Upacara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Puncak Jaya Denias Geley S.Sos,M.Si, . Dandim 1714/PJ Ltk Inf Agus Sunaryo,

Kapolres kab.Puncak Jaya AKBP Ari Purwanto SIK, Para Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Toko Masyarakat lainnya, sedangkan peserta upacaranya meliputi ASN Kab. Puja, unsur Masyarakat dan unsur TNI/Polri. Uapacara ini j disaksikan pula oleh ratusan warga masyarakat Mulya yang antusias menonton dari pinggir lapangan.

Baca: Tenaga Medis di Mempawah Diimbau Hati-hati Tangani Kasus Suspek Cacar Monyet

Baca: Dinkes Mempawah Andalkan Puskesmas Antisipasi dan Berikan Pemahaman Masyarakat Tentang Cacar Monyet

Tujuan pelaksanaan upacara ini adalah untuk mengumumkan kepada warga Kab. Puja bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) telah secara resmi menerima saudara kita yang semula tergabung dalam kelompok separatis bersenjata (KSB) sekarang telah kembali ke pangkuan NKRI dan akan menjalani kehidupan normal sebagai masyarakat biasa.

Hal ini juga membantah issu hoax yang mengatakan bahwa informasi penyerahan diri anggota KSB ke NKRI adalah informasi bohong atau rekayasa, selain itu juga tersebar isu bahwa senjata yang diserahkan adalah senjata rusak yang tidak berfungsi, karena itu kita laksanakan secara resmi di muka umum disaksikan oleh seluruh warga masyarakat.

"Kita akan menembakkan senjata ini untuk membuktikan bahwa ini adalah standar militer dan berfungsi dengan baik. Warga masyarakat banyak yang mengenal saudara-saudara kita ini dan bagaimana sepak terjangnya selama bergabung dengan KSB jadi tidak ada rekayasa,"ujar Yuni Wonda‎

Dalam rangkaian upacara tersebut ditandai dengan Penyerahan 1 Pucuk Senjata api jenis Mouser No. Senjata 323 R berserta 3 butir Munisi Kaliber 7.62 mm, yang menurut pengakuan Talengga bahwa senjata tersebut adalah hasil rampasan pada saat aksi penyerangan Polsek Karubaga Kab. Tolikara pada tahun 2013.

Menurutnya bahwa atas keberhasilannya merebut senjata milik aparat keamanan NKRI maka yang bersangkutan diberi kedudukan sebagai pengawal panglima yaitu Jenderal Goliat Tabuni Panglima TPN/OPM wilayah Puncak Jaya.

"Ini adalah senjata pegangan Saya sendiri, bukan punya orang lain, tapi Saya belum pernah gunakan untuk menembak orang, tutur Talengga pada wartawan.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved