Kusmana: Anak Adalah Investasi Masa Depan yang Harus Dijaga

Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana mengatakan banyak fenomena terjadi berkaitan dengan berbagai persoalan sosial terkait anak di Kalimantan Barat

Kusmana: Anak Adalah Investasi Masa Depan yang Harus Dijaga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana usai acara Halal Bi Halal di Aula Kencana BKKBN Provinsi Kalbar, Kamis (13/6/2019) 

Kusmana: Anak Adalah Investasi Masa Depan yang Harus Dijaga

PONTIANAK - Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana mengatakan banyak fenomena terjadi berkaitan dengan berbagai persoalan sosial terkait anak di Kalimantan Barat.

Ia mengatakan ada beberapa deretan kasus yang agak mengganggu dinamika pembangunan keluarga, tetapi ini merupakan suatu peluang BKKBN untuk terus mensosialisasikan dan melakukan pembinaan kepada keluarga .

"Keluarga adalah pondasi utama dan wahana pertama untuk melakukan pendidikan . Kalau didalam keluarga itu sudah dilakukan pembinaan dengan fungsi keluarga, salah satu mulai dari fungsi agama Insya Allah anak-anak kedepan akan menjadi anak yang berkualitas," ujarnya kepada awak media usai menghadiri Halalbihalal keluarga besar BKKBN Provinsi Kalbar, kamis (13/6/2019).

Baca: VIDEO: Pesan Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar di Acara Halalbihalal Bersama Mitra

Baca: Keluarga Besar BKKBN Kalbar Gelar Halal Bihalal Bersama Mitra Kerja

Ia mengatakan kasus-kasus kekerasan terhadap anak merupakan suatu gambaran bahwa fungsi keluarga itu perlu terus kita ingatkan karena dengan tidak dilakukannya fungsi-fungsi agama, ekonomi, perlindungan, kasih sayang maka akan berdampak terhadap prilaku yang negatif dalam rangka memperhatikan dan melindungi anak.

Karena inilah BKKBN selalu mengkampanyekan pentingnya pendidikan keluarga dengan melaksanakan fungsi keluarga.

"Selain itu, mengkampanyekan kembali kepada keluarga kita dengan icon kembali kemeja makan . Karena di meja makanlah tempat berkumpul keluarga dan dimeja makan itu lah tempat komunikasinya keluarga dan dimeja makan itu pula akan berbagi antar anggota keluarga sehingga keluarga itu menjadi harmonis dan berdaya," ujarnya.

Selain mengkampanyekan gerakan kembali ke meja makan BKKBN selalu mengkampanyekan salam gender dimana BKKBN selalu memberikan informasi bahwa anak itu merupakan investasi masa depan bukan investasi masa sekarang.

Baca: BKKBN Targetkan GISA Berjalan Bulan Juli Guna Mendukung Pro-PN

Baca: Kepala BKKBN Kalbar Kusmana Dorong Implementasi Penerapan Agama dalam Fungsi Keluarga

"Anak itu adalah investasi yang harus kita jaga, didik, rawat sehingga menjadi sumber daya yang berbobot dan berkualitas," terangnya.

Selama ini BKKBN selalu bersinergi bukan hanya dengan PPA terkait tentang perlindungan anak tapi juga pihak lainnya.

"Karena anak sekarang merupakan modal investasi masa depan dan BKKBN selalu bersinergi dengan mitra -mitra untuk mensosilisasikan program keluarga," imbuhnya.

Seperti bersama teman-teman dari LSM, Organisasi kemasyarakatan, TNI, Polri , media yang tak pernah hentinya mengkampanyekan pentingnya saling melindungi.

"Bahwa anak sekali lagi adalah investasi masa depan dan jangan sekali-kali melakukan kekeras, dan jika masih anak-anak jangan dinikahkan," ujarnya.

Lanjutnya mengatakan bahwa hal itu akan menjadi sesuatu yang sangat berat untuk kehidupan keluarga di masa depan.

"Menikah itu diusia ideal , jangan pula masih anak-anak sudah punya anak itu sangat merisaukan. Kedepannya bagaiamana menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas," tutupnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved