Kapolres Sanggau Pimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Kapuas dan Kesiapan Pengamanan Sidang PHPU

Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot didampingi Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi cek sarana dan prasarana pendukung kesiapan pengamanan PHPU

Kapolres Sanggau Pimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Kapuas dan Kesiapan Pengamanan Sidang PHPU
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot didampingi Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung kesiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) usai apel di halaman Mapolres Sanggau, Kamis (13/6/2019). 

Kapolres Sanggau Pimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Kapuas dan Kesiapan Pengamanan Sidang PHPU Tahun 2019

SANGGAU - Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi  memimpin apel konsolidasi operasi ketupat Kapuas dan kesiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Tahun 2019. Apel berlangsung di Halaman Mapolres Sanggau, Kamis (13/6/2019).

Dengan sinergisitas TNI, Polri bersama seluruh stakeholder dapat mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H dengan aman, tertib dan lancar diseluruh wilayah Kalimantan Barat dan dengan sinergisitas yang solid, TNI dan Polri siap mengamankan perkembangan situasi diwilayah Kalimantan Barat berkaitan dengan proses sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Tahun 2019 yang dilaksanakan di Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta.

Hadir juga Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Forkompimda, TNI, Polri, Ketua Bawaslu Sanggau Alipius, Anggota BPBD Sanggau, Anggota Pol PP Sanggau, Para Ketua Parpol Sanggau dan Siswa-siswi Sanggau.

Baca: Open House Kapolres Sanggau Dihadiri Para Tokoh dan Pejabat Pemkab Sanggau

Baca: Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi Pungut Sampah Koran Usai Salat IdulaFitri 1440 H

Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi menyampaikan amanat dari Kapoda Kalbar, yakni tujuan dilaksanakan apel ini untuk mengevaluasi kegiatan operasi ketupat Kapuas 2019 yang sudah berlangsung mulai rabu dini hari pada tanggal 29 Mei 2019 yang lalu.

“Berdasarkan hasil analisis data Biro Operasi Polda Kalbar per tanggal 11 Juni 2019, perbandingan operasi ketupat Kapuas 2018 dan 2019 untuk empat jenis kejahatan secara umum kita telah berhasil menurunkan angka kejahatan dari 111 kasus di Tahun 2018 dapat ditekan menjadi 71 kasus di Tahun 2019, atau turun sebesar 36,04 persen dengan penyelesaian sebanyak 40 kasus,”katanya melalui rilisnya.

Terkait analisis dan evaluasi terhadap penyelenggaraan operasi ketupat Tahun 2019 menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik. Koordinasi dan kerja sama sinergisitas seluruh stakeholder dalam penyelenggaraan operasi ketupat mendapatkan apresiasi positif dari publik. 

“Hal tersebut ditandai dengan tidak adanya aksi-aksi kejahatan menonjol, dapat ditekannya gangguan kejahatan konvensional dan yang meresahkan masyarakat maupun aksi intoleransi, serta terpeliharanya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok ditengah masyarakat,"ujarnya.

Baca: VIDEO: Wakapolres Sanggau Safari Minggu di Gereja Bunut

Baca: Kapolres Sanggau Cek Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2019

Keberhasilan juga diwujudkan dengan kelancaran arus mudik dan arus balik berkat pola strategi yang tepat dalam manajemen rekayasa lalu lintas, serta capaian aspek keselamatan berlalu lintas berupa penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara nasional mencapai 65 persen, yang semula pada tahun 2018 terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 1.491 kejadian, di Tahun 2019 ini turun secara signifikan menjadi 529 kejadian. 

"Untuk di Kalbar penurunan angka kecelakaan lalu lintas mencapai 50 persen, dimana pada tahun 2018 jumlah kejadian laka lantas sebanyak 14 kejadian dan di tahun 2019 ini turun menjadi 7 kejadian,” jelasnya. 

Menjelang sidang perdana PHPU 2019, harus disikapi bersama dengan mengambil langkah-langkah antisipasi penanggulangan serta kesiapan aspek pengamanan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan bangsa dan negara, khususnya wilayah Kalbar. 

“Dalam perspektif kepolisian, peran aspek keamanan sangatlah penting karena terwujudnya pembangunan nasional maupun pembangunan daerah tak lepas dengan situasi Kamtibmas yang kondusif,"tuturnya

Baca: Kapolres Sanggau Tinjau Langsung Pos Siaga Bencana

Beberapa langkah yang telah kita lakukan terkait persiapan pengamanan sidang PHPU adalah melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung kesiapan pengamanan sidang PHPU, pembentukan dan pelatihan pleton dan Kompi Pengendalian Massa (Dalmas) sebanyak 707 personel yang terbagi dalam lima Kompi guna pengamanan di Kantor KPU, Gudang KPU dan Kantor Bawaslu, melakukan deteksi dini dan kegiatan-kegiatan yang populis dititik rawan secara politik dan sosial serta bersinergi dengan semua stakeholder terkait.

“Menyikapi hal tersebut, mari kita bersinergi bersama untuk negara, menjaga Kalbar yang sudah damai dan rukun, Kalbar yang toleran dan Kondusif, sehingga pembangunan bisa berjalan, program pemerintah bisa terlaksana dan harapan masyarakat yang menginginkan Kalbar yang maju dan semakin berkibar dapat terwujud,”tegasnya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot didampingi Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung kesiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) mendatang.
 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved