Jumlah Pergerakan Penumpang di Supadio Selama Lebaran 2019 Sebanyak 155.548 Orang

Untuk pesawatnya juga turun sekitar 20 persen. Kalau tahun lalu perhari pesawat pergerakannya 120

Jumlah Pergerakan Penumpang di Supadio Selama Lebaran 2019 Sebanyak 155.548 Orang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Susana Penutupan Layanan Posko Terpadu Angkutan lebaran 2019 di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kamis (13/6). 

Jumlah Pergerakan Penumpang di Supadio Selama Lebaran 2019 Sebanyak 155.548 Orang

JAKARTA - Pada saat lebaran 2019, Bandara Internasional Supadio Pontianak mencatat jumlah pergerakan penumpang dari H-7 sampai H+6 lebaran sebanyak 155.548 orang, Kamis (13/6).

“Total pergerakan penumpang dari H-7 sampai H+6 lebaran dari data yang telah dihimpun oleh tim posko monitoring angkutan lebaran tahun 2019 ini yaitu sebanyak 155.548 penumpang. Dengan rata-rata penumpang sekitar 12 ribu orang perharinya, dan puncaknya itu ada di h-3 lebaran yaitu sebanyak 12.500 penumpang,” ujar General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Supadio Pontianak, Jon Mukhtar Rita.

Ia mengatakan jika dibandingkan dengan hari biasa, jumlah penumpang selama Lebaran 2019 mengalami peningakatan yang cukup siginifikan.

“Kalu hari biasa kan bandara Supadio hanya melayani rata-rata sekitar 8.000 penumpang,” ucap Jon Mukhtar.

Ia pun mengatakan jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu jumlah penumpang menurun hingga 20 persen.

Baca: Ketua GP Ansor Singkawang Merasa Idul Fitri Tahun Ini Lebih Meriah

Baca: Siagakan Ratusan Personel Gabungan, Polda Kalbar Siap Amankan PHPU

“Kalau melihat posisi dari angkutan lebaran tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu, penumpang menurun sekitar 20 persen, tahun lalu bisa mencapai 15 ribu penumpang perharinya,” ungkap Jon.

Dalam kesempatan ini Jon menyampaikan total pergerakan pesawat dari H-7 sampai H+6 lebaran 2019 sebanyak 1.269 pesawat dengan rute paling banyak adalah tujuan ke Jakarta.

“Untuk pesawatnya juga turun sekitar 20 persen. Kalau tahun lalu perhari pesawat pergerakannya 120, kalau sekarang posisinya di 80 sampai 90 pergerakan perhari,” ungkapnya.

Dikatakan Jon, faktor penuruanan jumlah layanan penumpang adalah dikarenakan harga tiket pesawat yang mendekati ambang batas atas.

“Terkait dengan kebijakan harga tiket yang diputuskan oleh menagemen airlines dari November 2018 lalu, harga tiket yang tarifnya menjangkau ambang batas atas, akhirnya mempengaruhi penumpang pesawat untuk memutuskan naik moda transportasi lain,” ujarnya.

Untuk ketertiban dan keamanan serta kemudahan di bandara Supadio pada saat lebaran menurutnya berjalan lancar karena adanya dukungan dan kerjasama dari semua pihak.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama sehingga layanan di lebaran ini bisa  berjalan lancar,” tutupnya.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved