Gelar Pembinaan Mental, Polair Polres Kapuas Hulu Ajak Tangkal Hoaks

Kasmiren menyatakan, pasca pemilu banyak sekali berita hoaks yang beredar di media sosial, jangan sampai masyarakat terprovokasi.

Gelar Pembinaan Mental, Polair Polres Kapuas Hulu Ajak Tangkal Hoaks
TRIBUNPONTIANAK/Sahirul Hakim
Acara silaturahmi dan pembinaan mental yang digelar oleh Polair Polres Kapuas Hulu dan Komunikasi Siaga Bencana, di Lanting Pos Polair Polres Kapuas Hulu. 

Gelar Pembinaan Mental, Polair Polres Kapuas Hulu Ajak Tangkal Hoaks

KAPUAS HULU - Kaur Bin Ops Polair Polres Kapuas Hulu Iptu Kasmiren menyatakan, pasca pemilu banyak sekali berita hoaks yang beredar di media sosial, jangan sampai masyarakat terprovokasi.

"Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa merupakan tanggungjawab semua pihak, apalagi berkembangnya teknologi perlu kepedulian kita semua untuk menangkal berita-berita hoaks," ujarnya kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Kasmiren menjelaskan, kepedulian sosial kemasyarakatan bisa dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan masyarakat. "Kami sangat terbantu atas kerjasama semua pihak termasuk komunikasi peduli bencana, yang secara bersama-sama Polairud melakukan kegiatan sosial masyarakat baik itu penanggulangan bencana mau pun kegiatan sosial lainnya," ucapnya.

Baca: TERPOPULER - Usman Siram Air Keras ke Anak Janda Idaman, Zul Zivilia, hingga Pemain Persib Bandung B

Baca: Terkait Jual Beli Jabatan, KPK Punya Bukti Kuat Ada Aliran Dana ke Menag

Baca: Steamboat Ala Mercure Pontianak, Hangat dan Menyehatkan di saat Cuaca Dingin

Dengan ini diharapkan, kepedulian sosial kemasyarakatan itu terus ditingkatkan serta meluas agar seluruh masyarakat tumbuh kepedulian sosial. "Terutama menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa," ungkapnya.

Koordinasi Komunikasi Siaga Bencana Kapuas Hulu, Aliyanto menyatakan, jiwa nasionalisme harus tetap tertanam dalam jiwa kita sebagai warga negara Indonesia. "Apa pun yang terjadi, ujarnya kita tidak boleh meremehkan simbol, lambang negara apalagi menghina presiden," ujarnya.

Menurutnya, yang menjadi ancaman saat ini salah satunya yaitu berita-berita hoaks yang memprovokasi dan marak beredar, apalagi pasca Pemilu. "Hal tersebut mesti ditangkal, jangan sampai masyarakat Kapuas Hulu ikut-ikutan menyebarkan berita bohong yang akan berdampak buruk baik untuk diri sendiri maupun orang lain," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved