Ditudingan Copy Paste RPJMD oleh DPRD, Edi: Namanya Program Pasti Ada Kemiripan

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan jawaban terhadap pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak

Ditudingan Copy Paste RPJMD oleh DPRD, Edi: Namanya Program Pasti Ada Kemiripan
TRIBUNPONTIANAK/YOUTUBE
Pernyataan Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono Terkait Rakor Pemberdayaan Masyarakat Bersama BNN 

Citizen Reporter
Humas Pemkot Pontianak
Jimmy Ibrahim

Ditudingan Copy Paste RPJMD oleh DPRD, Edi: Namanya Program Pasti Ada Kemiripan

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan jawaban terhadap pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pontianak tahun 2020-2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Kamis (13/6).

"Intinya ini adalah penyempurnaan dari apa yang sudah terangkum dalam RPJMD," ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 88 tahun 2007, RPJMD wajib dibuat paling lama enam bulan setelah pelantikan kepala daerah.

RPJMD itu merupakan penjabaran visi misi dirinya saat kampanye sebagai calon Wali Kota. Visi Misi yang diusungnya adalah 'Pontianak Kota Khatulistiwa Berwawasan Lingkungan yang Cerdas dan Bermartabat'. "Itu dijabarkan dalam program RPJMD selama lima tahun," ungkap Edi.

RPJMD ini juga mengacu pada RPJP, yakni program jangka panjang yang dibuat tahun 2003-2025, termasuk RPJMN. Terkait tudingan legislatif yang mengatakan draf RPJMD itu hasil copy paste, menurutnya, sebagai sebuah program, tentu ada kemiripan karena yang namanya sebuah program harus berkelanjutan. Seperti peningkatan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Baca: Konsumen Komplain Tagihan Melonjak dari Rp 20 Ribu Jadi Rp 719 Ribu, Begini Respon Dirut PDAM

Baca: Bocah Korban Penyiraman Air Keras Masih Trauma

Baca: Bocah Korban Penyiraman Air Keras Masih Trauma

"Itu kan harus berjalan dan saya rasa tidak ada masalah," sebutnya.

Ditambahkannya, fokus yang dilakukan Pemkot Pontianak lebih pada peningkatan. Misalnya, jalan yang sudah mantap tapi masih belum lengkap dengan trotoar, maka ditingkatkan dengan membangun trotoar. Demikian pula jalan lingkungan yang belum mantap, itu ditingkatkan. "Ini dilakukan secara bertahap, tidak mungkin selesai hanya dalam setahun sebab anggarannya kan cukup besar," terang Edi.

Untuk menyelesaikan pembangunan itu, diperkirakan membutuhkan dana triliunan rupiah. Sehingga direncanakan selama lima tahun hingga tahun 2023.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved