Korban Cinta Ditolak

Bocah Korban Penyiraman Air Keras Masih Trauma

Muryani, ibu yang anaknya menjadi korban penyiraman air keras oleh laki - laki yang menaruh hati padanya merasa sangat bersyukur

Bocah Korban Penyiraman Air Keras Masih Trauma
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Wabub Kabupaten Kubu Raya Sujiwo saat jenguk korban penyiraman air keras. 

Bocah Korban Penyiraman Air Keras Masih Alami Trauma

KUBU RAYA - Muryani, ibu dari anak yang jadi korban penyiraman air keras oleh laki - laki yang menaruh hati padanya merasa sangat bersyukur dan tak menyangka bahwa Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menjenguk sang anak kediamannya siang ini, Kamis (13/6/2019).

Ia sangat berterima kasih, orang nomor 2 di Kubu Raya itu mampir kerumahnya untuk menjenguk dan memberi semangat kepada sang putra.

"Terima kasih karena masih ada rasa perduli kepada saya, saya inikan orang ndak punya juga, ndak menyangka saya bapak mau datang,"ujarnya.

Kepada Tribun, ia mengaku hingga hari ini masih khawatir akan keselamatan dirinya dan keluarganya.

Baca: Dukung Razia Kendaraan di Daerah Rawan Laka Lantas, Ini Harapan Dewan Sanggau

Baca: Polres Sekadau Gelar Apel Konsolidasi Ops Ketupat Kapuas

Baca: Raih WTP, Kemenkop dan UKM RI Komit Terus Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Anggaran

Bahkan ia mengungkapkan bahwa sang anak hingga kini masih trauma, dan bahkan Bintang takut untuk keluar rumah.

"Dia masih trauma, masih takut keluar, was - was, nanti kalau saya keluar di apa - apain lagi, katanya dia, jadi ya dia cuman baring - baring Jak lah dirumah,"katanya.

Bintang pun mengaku bahwa hingga hari ini dirinya masih merasakan sakit di tubuhnya yang terkena air keras, dan terlihat jelas, luka dibagian punggung dan bahu Bintang masih melepuh dan belum terlihat membaik.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved