611 Anggota BPD se- Sekadau Dilantik dan Diambil Sumpah, Bupati Rupinus Sampaikan Pesan Khusus

Ia juga mengingatkan masih banyak tugas yang akan dihadapi kedepannya baik oleh BPD maupun perangkat desa.

611 Anggota BPD se- Sekadau Dilantik dan Diambil Sumpah, Bupati Rupinus Sampaikan Pesan Khusus
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 87 desa di Kabupaten Sekadau diambil sumpah dan janji periode 2019–2025 di Halaman Kantor Bupati Sekadau, Kamis (13/6/2019). 

611 Anggota BPD se- Sekadau Dilantik dan Diambil Sumpah, Bupati Rupinus Sampaikan Pesan Khusus

SEKADAU - Sebanyak 611 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 87 desa di Kabupaten Sekadau diambil sumpah dan janji periode 2019–2025 di Halaman Kantor Bupati Sekadau, Kamis (13/6). Bupati Sekadau, Rupinus meminta agar anggota BPD dapat mengetahui tupoksinya dalam penyelengagraan pemerintahan di desa.

"BPD ada tugasnya menyampaikan aspirasi masyarakat dibawa dalam musyawarah di desa, bersama kades membuat peraturan desa (Perdes). Kemudian mengawasi kinerja kepala desa dalam menyelenggarakan pemerintah desa," ujar Rupinus 

Ia juga berharap, anggota BPD yang terpilih bisa bekerjasama dengan kepala desa dan ia mengingatkan agar tidak ada gontok-gontokan antara anggota BPD dan kepala desa.

Baca: Pemda Sekadau Terus Upaya Peningkatan Pelayan Publik

Baca: Kadis PUPR Sekadau Klaim Pelatihan Tenaga Terampil Jasa Kontruksi Oleh Pemda Sesuai Aturan

"Kalau terjadi gontok-gontokan bagaimana mau memberikan pelayanan baik kepada masyarakat, jadi, saling sinergi karena BPD adalah mitra pemerintah desa," katanya. 

Ia juga mengingatkan masih banyak tugas yang akan dihadapi kedepannya baik oleh BPD maupun perangkat desa. 

"Kemudian ada 68 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak. Tugas di depan mata sudah siap, sejak hari ini sudah resmi menjadi anggota BPD," tuturnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sekadau, Bayu Dwi Harsono berharap, BPD dan kepala desa merupakan mitra dan harus saling bersinergi dalam mengisi pembagunan yang ada di desa.

Ia mengatakan, sehingga dengan kewenangan dan pendanaan yang besar harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh desa.

Baca: Ketut Widhiartha: RSUD Sekadau Masih Kekurangan Spesialis Bedah

"Itu bisa terjadi kalau ada kerjasama antara BPD dan kepala desa serta perangkatnya," katanya  

Menurutnya, tanpa kerjasama yang baik maka energi hanya habis untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ia berharap, anggota BPD yang baru dilantik dapat menyesuaikan diri dan bekerja sama dengan kepala desa dan perangkat desa.

"Kalau solid maka, kedepan desa-desa bisa maju seperti desa-desa lainnya," pungkasnya.(ian)
 

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved