Berita Video

VIDEO: Dwi Suharyanto Tegaskan Jadwal Pengiriman Gas Elpiji Masih Tetap Seperti Biasa

Dwi Suharyanto menjelaskan bahwa pasokan gas elpiji bersubsidi maupun non subsidi di pangkalan yang dipegangnya masih normal

VIDEO: Dwi Suharyanto Tegaskan Jadwal Pengiriman Gas Elpiji Masih Tetap Seperti Biasa

MEMPAWAH - Manager Lapangan SPBU Desa Pasir, Dwi Suharyanto menjelaskan bahwa pasokan gas elpiji bersubsidi maupun non subsidi di pangkalan yang dipegangnya masih normal dalam artian sesuai dengan jadwal dan jumlah pengiriman.

"Pasca lebaran ini permintaan gas elpiji khususnya ukuran tiga kilogram bersubsidi masih ramai, jadwal pengiriman juga masih tetap seperti biasa," ujarnya.

Yanto menuturkan, jumlah pengiriman dari agen ke pangkalan SPBU Desa Pasir bisa saja diusulkan untuk dilakukan penambahan, tergantung kebutuhan masyarakat.

"Untuk penambahan bisa saja kita usulkan, tergantung kita melihat keadaan di lokasi, tinggal lihat pasokan di depot terpenuhi atau tidak," katanya.

Baca: TERPOPULER - Usman Siram Air Keras ke Anak Janda Idaman, Zul Zivilia, hingga Pemain Persib Bandung B

Baca: Kepergok Maling HP dan Uang, Pemuda ini Lari Tinggalkan Motor dan Barang Curiannya

Baca: Member BTS Ungkap Hal yang Mengubah Hidup Mereka Sejak Tahun Lalu

Lebih rinci ia menjelaskan bahwa dalam sepekan, pangkalan SPBU Desa Pasir menerima dua kali pengiriman yang mana sekali kirim pihaknya menerima 140 tabung.

"Saya pikir tidak sulit untuk mendapatkan gas melon, menurut saya setiap rumah itu tidak kekurangan, hanya setiap rumah tangga selalu standby satu tabung yang masih terisi sebagai cadangan," tuturnya.

Menurut Yanto, pola kebiasaan ibu rumah tangga yang sengaja menyimpan satu tabung gas melon berisi dan tetap menukar tabung kosong lainnya, padahal tabung yang dimiliki masih utuh.

"Saya kira tidak ada kekurangan dalam pemenuhan gas elpiji bersubsidi di Mempawah, hanya saja jumlah pemakaiannya sedang meningkat, dan di hari besar kemarin aktivitas di dapur meningkat, jadi gas cepat habis," tutupnya.

Simak penjelasannya dalam petikan video di atas.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved