Pantau Wilayah Banjir, Koramil 1204-20 Jangkang Turun Lapangan

Hujan deras yang melanda Kabupaten Sanggau khususnya di wilayah desa binaan Koramil 1204-20/Jangkang

Pantau Wilayah Banjir, Koramil 1204-20 Jangkang Turun Lapangan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kondisi banjir yang melanda Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Rabu (12/6/2019). Ketinggian air mencapai kurang lebih 40 cm 

Pantau Wilayah Banjir, Koramil 1204-20 Jangkang Turun Lapangan

SANGGAU - Hujan deras yang melanda Kabupaten Sanggau khususnya di wilayah desa binaan Koramil 1204-20/Jangkang, mengakibatkan terjadinya banjir dari luapan sungai Mengkiang, Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Rabu (12/6/2019). Ketinggian air mencapai kurang lebih 40 cm.

Dandim 1204/Sanggau Letnan Kolonel Inf Gede Setiawan menyampaikan dari hasil laporan Plh Danramil 1204-20/Jangkang, Peltu Daryanto mengatakan, saat ini anggota Babinsa masih di lokasi untuk mendata dan menjaga rumah warga apabila sewaktu-waktu debit air bertambah.

"Dari data yang dihimpun wilayah yang terendam banjir meliputi Jalam H Muhammad RT 01/01 dan Jalan Bombai Dusun Balai Sebut, Desa Balai Sebut, "katanya melalui rilisnya, Rabu (12/6/2019) sore.

Baca: TERPOPULER - Usman Siram Air Keras ke Anak Janda Idaman, Zul Zivilia, hingga Pemain Persib Bandung B

Baca: Jadwal Kongres Luar Biasa PSSI, Bahas Tiga Agenda Utama hingga Isi Surat FIFA

Baca: FOTO: Pelaksanaan Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan III Tahun 2018-2019 DPRD Kota Pontianak

Dandim menjelaskan, Koramil akan terus memonitor perkembangan debit air, dan terus berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Jangkang dan BPBD Kabupateb Sanggau guna mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi.

"Dan juga mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap waspada apabila kondisi air makin tinggi. Selain itu anggota Koramil dan masyarakat setempat mendirikan Posko Siaga Banjir, "jelasnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, belum ada masyarakat yang mengungsi, anak-anak juga masih bisa sekolah, dan warga masih beraktivitas seperti biasa.

Ketinggian air sampai saat ini masih belum ada perubahan. Diprediksi luapan air akan naik, dikarenakan adanya banjir kiriman dari hulu Sungai Mengkiang.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved