Jumlah Peserta BPJS di Kota Singkawang Capai 165.836 Orang

Sementara untuk Pemda memberi kepastian jaminan/perlindungan pembiayaan kesehatan bagi masyarakatnya.

Jumlah Peserta BPJS di Kota Singkawang Capai 165.836 Orang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang Novi Kurniadi 

Jumlah Peserta BPJS di Kota Singkawang Capai 165.836 Orang

SINGKAWANG - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Novi Kurniadi mengatakan mengatakan tidak ada batas minimal atau maksimal peserta PBI APBD yang diajukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

"Tergantung besarnya anggaran yang tersedia di Pemda untuk membayar iuran," katanya, Rabu (12/6/2019).

Mekanisme pengajuan data peserta PBI APBD melalui pengajuan atau diverifikasi oleh Dinas Sosial setempat, lalu data calon peserta dikirimkan ke BPJS Kesehatan.

Manfaat yang diperoleh peserta PBI APBD di antaranya oerawatan di kelas 3, pelayanan komperehensif dari pelayanan dasar di Puskesmas sampai rujukan di RS yang berlaku Nasional di seluruh wilayah RI.

Baca: Anggota IV BPK Rizal Djalil Apresiasi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

Baca: BPK Usulkan Peningkatan Alokasi Dana Riset Pertanian

Sementara untuk Pemda memberi kepastian jaminan/perlindungan pembiayaan kesehatan bagi masyarakatnya.

Puskesmas mendapatkan biaya pelayanan kesehatan dalam bentuk kapitasi dari BPJS Kesehatan dan pembayaran Klaim Pelayanan Kesehatan di RSUD.

Kapitasi merupakan sistem pembayaran yang dilaksanakan pada fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama khususnya pelayanan Rawat jalan Tingkat Pertama yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan yang didasarkan pada jumlah peserta yang terdaftar di faskes tersebut dikalikan dengan besaran kapitasi per jiwa.

Saat ini peserta JKN KIS Kota Singkawang per 31 Mei 2019 sejumlah 165.836 dari total penduduk 236.395 atau sekitar 70,15 persen.

Jumlah ini terdiri dari 25.249 peserta dari kalangan PNS/Polri/TNI. 2.161 peserta dari Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN). 10.646 peserta dari badan usaha.

"Kemudian 6.850 peserta dari kelompok bukan pekerja. 46.477 peserta mandiri. 54.493 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN dan 19.958 peserta PBI APBD," tutur Novi Kurniadi.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved