FKM Dorong Pemkot Singkawang Selesaikan Kendala Keuangan Penerima Bantuan Iuran JKN KIS

Bantuan iuran JKN KIS adalah hak yang dapat diterima oleh masyarakat yang masuk ke dalam kategori PBI JKN KIS.

FKM Dorong Pemkot Singkawang Selesaikan Kendala Keuangan Penerima Bantuan Iuran JKN KIS
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Presidium Forum Komunikasi Mahasiswa Kota Singkawang, Santo Satriawan 

FKM Dorong Pemkot Singkawang Selesaikan Kendala Keuangan Penerima Bantuan Iuran JKN KIS

SINGKAWANG - Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Kota Singkawang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang untuk menyelesaikan kendala keuangan daerah dalam memberikan bantuan iuran bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Bantuan iuran JKN KIS adalah hak yang dapat diterima oleh masyarakat yang masuk ke dalam kategori PBI JKN KIS.

Jika keuangan daerah tidak mencukupi untuk memberikan bantuan iuaran bagi penerima yang jumlahnya lebih besar adalah sebuah masalah yang harus segera diselesaikan.

"Karena ini menyangkut tentang hak seseorang," kata Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kota Singkawang, Santo Satriawan, Rabu (12/6/2019).

Baca: BPK Usulkan Peningkatan Alokasi Dana Riset Pertanian

Baca: Jumlah Peserta BPJS di Kota Singkawang Capai 165.836 Orang

Menurutnya, membatasi iuran hanyalah solusi sesaat untuk menyeimbangkan antara masyarakat yang layak disebut PBI APBD JKN-KIS dengan anggaran daerah yang belum mencukupi.

Namun mereka yang belum mendapatkan bantuan iuran, tetap wajib menerima bantuan iuran tersebut.

FKM sangat mengharapkan komitmen dari Pemkot Singkawang untuk memperjuangkan usulan sisa PBI JKN-KIS agar semua masyarakat Kota Singkawang yang layak menerima dan disebut sebagai penerima bantuan iuran PBI APBD JKN KIS dapat terakomodir haknya.

"Agar penerima tepat sasaran, harusnya dimulai dari setiap RT melalui tahap penyeleksian dan survey yang benar-benar objektif," tutur Santo Satriawan

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved