Edi Kamtono Targetkan Agustus atau September 2019 Jembatan Landak 2 Bisa digunakan Roda 4

Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mentargetkan bahwa Jembatan Landak 2 sudah bisa di lalui oleh kendaraan roda 4 dan roda 4 keatas

Edi Kamtono Targetkan Agustus atau September 2019 Jembatan Landak 2 Bisa digunakan Roda 4
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Duplikasi Jembatan Landak yang hampir rampung di Jalan Sultan Hamid II, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (7/5/2019) sore. Jembatan duplikat ini dalam waktu dekat akan diuji coba, dan diharapkan dapat segera bisa dipergunakan. 

Edi Kamtono Targetkan Agustus atau September 2019 Jembatan Landak 2 Bisa digunakan Roda 4

PONTIANAK - Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mentargetkan bahwa Jembatan Landak 2 sudah bisa di lalui oleh kendaraan roda 4 dan roda 4 keatas pada bulan Agustus atau September 2019.

Namun ia mengungkapkan bahwa masih ada sedikit kendala diwilayah Pontianak Timur dan Pontianak Utara.

Ia menjelaskan bahwa semua lahan sudah di bebaskan hanya saja masih belum selesai proses penyelesaiannya.

"Di Utara ada sedikit kendala berkaitan dengan harga, dan ini sedang di hitung kembali oleh tim apraisal dan di timur ada sengketa waris, nah kadang - kadang tanah, kalau masalah menyangkut masalah hukum, kita pemerintah tidak bisa seenaknya tanpa main bayar - bayar, tanpa ada kepastian hukum yang jelas, kalau ndak kita kena, jadi kita harus ada kepastian hukum atau inkrah dari pengadilan yang lebih tinggi yang menyebutkan bahwa kita harus membayar kepada si A atau si B itu yang benar, karena kitakan tidak tau terkadang sesama ahli waris merasa dia yang paling berhak,"paparnya saat ditemui di Kantor DPRD Pontianak, Senin (10/6/2019).

Baca: Jelang Sidang Sengketa Pilpres, Kapolda Kalbar Cek Kesiapan Polresta Pontianak

Baca: Update Kondisi Cuaca Terkini di Ketapang Mendung Disertai Hujan Gerimis

Baca: Update Kasus DBD di Sekadau, Plt Direktur RSUD Sekadau Berikan Penjelasan

Edi juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengingatkan Perusahan Bus DAMRI untuk memindahkan lokasi kantornya ketempat lain, karena dinilainya untuk bis lokasi Bus DAMRI sudah tidak layak di lokasi tersebut.

"Kita sudah koordinasi kan dan ingatkan bahwa DAMRI sudah Tidak layak lagi lagi disitu, karena itu sudah daerah jalan utama, kalau ada sliwar - sliwer mobil pasti akan berdampak kemacetan. Dan mereka ada rencana mau pindah, dan mereka juga mengerti dan memaklumi hal itu,"Ungkapnya.

Kemudian, ia pun mengatakan ditargetkan, pada bulan Agustus atau September jembatan Landak 2 sudah dapat di lalui.

"inikan masalah terlambat karena terkait lelang pekerjaan jalannya, target saya sebenarnya Agustus September itu sudah berfungsi, mobil sudah bisa lewat, karena jembatan Landak satu yang lama itukan mau di rehap total, jadi mau di tutup, jadi sementara itu 2 bulan di tutup, di rehap kembali, dan dibuka kembali baru lancar,"jelasnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved