BPK Usulkan Peningkatan Alokasi Dana Riset Pertanian

sehingga tidak ada celah lagi bagi pihak-pihak tertentu memanfaatkan, seperti melakukan impor dan sebagainya

BPK Usulkan Peningkatan Alokasi Dana Riset Pertanian

JAKARTA -  Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil optimistis Indonesia sudah semakin siap menghadapi persaingan global di sektor pertanian. Untuk semakin menguatkan peluang Indonesia di sektor pertanian global, Rizal mengusulkan alokasi dana riset ditingkatkan. 

“Dengan kemajuan R&D (research & development.red), produk-produk pangan yang selama ini sudah bagus, bisa menjadi lebih kompetitif lagi di pasar global. Kami optimistis, produk Indonesia bisa berjaya di tingkat internasional,” ungkap Rizal seusai menyerahkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Kementan tahun 2018 kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Selasa (11/6/2019). 

Baca: Akan Digelar di Ketapang, Persiapan Pesparawi IX Tingkat Provinsi 2019 Mencapai 80 Persen

Selain mengusulkan peningkatan dana riset, Rizal juga mendorong Kementan mengalokasikan dana khusus untuk memperbaiki pendataan pangan, seperti luas lahan, luas panen, dan data acuan dalam pemberian subsidi pangan.

“Sekarang ini sudah bagus tapi harus terus dikembangkan, sehingga tidak ada celah lagi bagi pihak-pihak tertentu memanfaatkan, seperti melakukan impor dan sebagainya,” tandasnya.

Indonesia sendiri diyakini Rizal sudah semakin siap menghadapi persaingan global di sektor pertanian.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Rizal berkaca terhadap sejumlah capaian sektor pertanian beberapa tahun belakangan ini. 

“Inflasi pangan terkendali, produksi pangan naik, serta investasi dan ekspor pertanian meningkat. Nilai tukar petani pun naik secara signifikan” ungkap Rizal. (mia)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved