Anggota IV BPK Rizal Djalil Apresiasi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

Opini terbaik dalam penyajian laporan keuangan ini bukan kali pertama diraih oleh Kementan.

Anggota IV BPK Rizal Djalil Apresiasi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil saat menyerahkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Kementan tahun 2018 kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Selasa (11/06).  

Anggota IV BPK Rizal Djalil Apresiasi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

JAKARTA - Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil mengapresiasi kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang telah berhasil membawa perubahan revolusioner di Kementan. 

Rizal mengatakan salah satu perubahan besar yang dilakukan Amran adalah membangun sistem pengelolaan keuangan yang akuntibel. Selama tiga tahun berturut-turut, Kementan berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

“Kami mengapresiasi upaya Kementan dalam mewujudkan sistem keuangan yang akuntabel baik di tingkat pusat maupun unit pelaksana teknis yang tersebar di berbagai daerah. Raihan opini WTP ini berarti Kementan telah berhasil menyajikan laporan keuangan yang secara material sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan,” beber Rizal, dalam rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id dari Biro Humas dan Informasi PubliK, Kementerian Pertanian, Rabu (12/6/2019).

Baca: Akan Digelar di Ketapang, Persiapan Pesparawi IX Tingkat Provinsi 2019 Mencapai 80 Persen

Baca: BPK Usulkan Peningkatan Alokasi Dana Riset Pertanian

WTP merupakan opini terbaik yang diberikan oleh BPK terhadap pertanggungjawaban kementerian dan lembaga pemerintah atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2019. 

Opini terbaik dalam penyajian laporan keuangan ini bukan kali pertama diraih oleh Kementan.

Setelah 10 tahun, opini WTP diraih Kementan di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman secara berturut dalam tiga tahun terakhir, yakni sejak tahun 2016 hingga 2018. 

Menurut Rizal, capaian opini terbaik yang diraih Kementan ini jangan dianggap sebagai sesuatu yang rutin. Untuk dapat meraih WTP tiga tahun berturut-turut, Kementan tidak bisa bekerja sendiri.  

“Dengan besarnya tantangan yang dihadapi, Kementan berhasil merealisasikan anggaran Rp 21,84 triliun atau lebih dari 90 persen dari total anggaran tahun 2018 senilai Rp 24,38 triliun. Tidak gampang merealisasikan anggaran sebesar itu. Apalagi terkait upaya mensejahterakan petani dan masyarakat, Kementan harus bersinergi dengan banyak, termasuk pemerintah daerah, dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota,” sebutnya (mia)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved