Penyidikan KPK Rampung, Perkara Dugaan Korupsi Mantan Dirut PLN Sofyan Basir Segera Disidangkan!

Proses hukum berikutnya berada pada lingkup kewenangan Jaksa Penuntut Umum KPK atau pelimpahan tahap dua.

Penyidikan KPK Rampung, Perkara Dugaan Korupsi Mantan Dirut PLN Sofyan Basir Segera Disidangkan!
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Direktur Utama nonaktif PT PLN Sofyan Basir seusai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (28/5/2019) 

Penyidikan KPK Rampung, Perkara Dugaan Korupsi Mantan Dirut PLN Sofyan Basir Segera Disidangkan! 

Tersangka kasus dugaan suap proyek kerja sama PLTU Mulut Tambang Riau-1, Sofyan Basir, segera menjalani tahap persidangan menyusul rampungnya proses penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (11/06/2019).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tim penyidik KPK telah menyerahkan mantan Dirut PLN Sofyan Basir dan barang bukti pada penuntut umum.

Proses hukum berikutnya berada pada lingkup kewenangan Jaksa Penuntut Umum KPK atau pelimpahan tahap dua.

"Dalam waktu dekat akan disiapkan dakwaan dan berkas-berkas untuk proses lebih lanjut persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat," kata Febri dikutip dari Kompas.com, Selasa (11/06/2019).

Baca: Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi Yakin MK Diskualifikasi Maruf Amin, TKN Jokowi-Maruf Amin: Mengada-ada

Baca: Disinggung Soal DPS BNI & Bank Syariah Mandiri, Maruf Amin Angkat Bicara ! KPU RI : Lolos Verifikasi

Dalam proses penyidikan yang dimulai sejak 22 April itu, lanjutnya, KPK telah memeriksa 74 orang saksi pelbagai unsur.

Saksi yang dihadirkan mulai dari Menteri ESDM Ignasius Jonan, para pejabat di PT PLN (Persero) dan anak perusahaan, pihak PT Samantaka Batubara, anggota DPR RI, mantan pengurus Partai Golkar dan pihak swasta lain.

Dalam kasus ini, Sofyan Basir diduga menerima hadiah atau janji bersama dengan Eni Maulani Saragih dan eks-Sekjen Golkar Idrus Marham dari salah satu pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd Johannes B. Kotjo.

KPK menduga Sofyan Basir menerima janji fee proyek dengan nilai yang sama dengan keduanya.

KPK juga menduga Sofyan Basir berperan aktif memerintahkan salah satu direktur di PLN untuk segera merealisasikan power purchase agreement (PPA) antara PT PLN, Blackgold Natural Resources Ltd. dan investor China Huadian Engineering Co. Ltd. (CHEC).

Baca: 10 Pemain Persib Bandung Berpeluang Turun Kasta Berlaga di Liga 2 2019, Siapa Mereka?

Baca: Prediksi Skor Timnas Indonesia Vs Yordania Live Streaming Indosiar Berlangsung Pukul 19.30 WIB

Halaman
123
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved