Korban Cinta Ditolak

Penangkapan Tersangka Penyiraman Air Keras Berlangsung Dramatis di Depan Polsek, Begini Kronologinya

Cintanya ditolak oleh Janda pujaan hati, seorang pria yang telah memiliki anak dan istri tega menyiramkan air keras ke tubuh anak

Penangkapan Tersangka Penyiraman Air Keras Berlangsung Dramatis di Depan Polsek, Begini Kronologinya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Bintang korban penyiraman air keras yang tengah terbaring lemas di lantai rumahnya, Selasa (11/6/2019) 

Penangkapan Tersangka Penyiraman Air Keras Berlangsung Dramatis di Depan Polsek, Begini Kronologinya

KUBU RAYA - Cintanya ditolak oleh Janda pujaan hati, seorang pria yang telah memiliki anak dan istri tega menyiramkan air keras ke tubuh anak dari wanita pujaannya saat sedang terlelap tidur dirumahnya hingga sang anak menderita luka yang cukup serius.

Hal ini terjadi di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin (10/6/2019) dini hari kemarin, kamarin

Pelaku yang bernama Usman sendiri sesaat setelah melakukan aksinya berhasil dipergoki oleh Abang korban bernama fajar yang sempat bertatap - tatapan dengan pelaku, sehingga keluarga korban mengetahui pelaku yang melakukan tindakan keji pada adiknya, dan lantas pihak keluarga pun lalu melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.

Penangkapan pelaku sendiri berlangsung dramatis, keluarga korban yang pagi kemarin tengah berada di Mapolsek Sungai Raya setelah memberikan laporan, melihat pelaku melintas di depan Mapolsek Sungai Raya dengan menggunakan sepeda motor.

Baca: Alamat Bank Mandiri Syariah Cabang Sanggau   

Baca: Demi Menyambung Hidup, 2 Anak Artis Top Indonesia Ini Jadi Kuli Bangunan & Driver Ojol

Baca: Tak Terima Anaknya Disiram Air Keras, Sang Ayah Laporkan Pelaku ke Polisi

Lalu, dengan segera Kaka sepupu korban yang bernama Bela (19) yang kala itu sedang duduk disebuah warung di depan Mapolsek dengan sigap langsung mengejar pelaku dengan menggunakan sepeda motor sambil meneriaki pelaku Maling.

Bak film laga, gadis berusia 19 tahun itu tak takut mengejar pelaku dengan menggunakan sepeda motor metiknya.

dan bahkan beberapa kali Bela sempat melayangkan tendangan ke pelaku yang mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi untuk melarikan diri, agar pelaku bisa dihentikan dan ditangkap.

"Kemarin itu ceritanya kan habis visum, dan pas di Polsek itu polisinya lagi Apel, lalu kami nunggu didepan warung bakso, ngomong - ngomong, pamammn saya itu ngadap ke jalan raya, dan saya ngadap tembok, terus paman saya bilang, itukan yang namanya Tokput / Usman, langsung saya liat, iya benar itu yang namanya Tokput, langsung pas paman saya lagi starter motor, saya langsung ngejar dia pakai motor lain,"katanya.

"Dan sampai didepan jembatan parit Jepang, saya pastikan lagi dia atau bukan, dan ternyata dia, langsung saya tendang motornya itu, dan itu buat dia oleng, gimbal, dia langsung bilang apa dia - apa dia, dan dia langsung lari lagi ngebut, saya terus ngejar dia,"ujarnya.

"Dan sampai di minimarket Mitra Indah, saya teriak - teriak, copet - copet, biar warga ini berkumpul, dan ikut ngejar juga, sampai kedapan kekantor didepannya dia belok, saya terajangkan (tendang)dan dia langsung jatuh keparit,"timpalnya.

Bela sendiri mengaku bahwa selama melakukan pengejaran, dirinya tak merasakan takut sama sekali, katanya, ia hanya terfokus bagaimana agar pelaku yang telah melukai sang adik tertangkap.

"Saya ngejar sendiri, tapi paman saya ada di belakang juga. Rasa takut itu ilang pas itu, dalam fikiran itu yang penting dapat, sampai dapat - sampai dapat, pertama itu saya teriakkan maling biar orang ngumpul, dan pas dia jatuh, dan orang itu ngumpul saya langsung bilang kalau dia nyiram adik saya pakai cuka getah, sampai badannya belor - belor, saya tunjukan fotonya ke warga, dan langsung warga bawa dia ke kantor Polisi, dan setelah itu saya langsung pergi sendiri pulang,"jelasnya.

Dan setelah itu, pelakupun langsung dibawah warga menuju ke Mapolsek Sungai Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved