Citizen Reporter

Pekan Imunisasi Nasional, Puluhan Ibu-ibu Datangi Balai Desa

Selain mengecek pertumbuhan, juga dapat mencegah adanya penyakit polio yang dapat menyerang kesehatan anak.

Pekan Imunisasi Nasional, Puluhan Ibu-ibu Datangi Balai Desa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ibu-ibu datangi Balai Desa untuk Imunisasi anak 

Citizen Reporter

Dokumentasi balai desa, Dinda  

MEMPAWAH - Momentum Pekan Imunisasi Nasional (PIN), Selasa  (11/6/2019)  digelar seluruh daerah Diindonesia, terutama bagi masyarakat Kalbar, satu di antaranya di Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah.

Sejak pagi hari, tampak puluhan Ibu Rumah tangga di Desa Wajok Hulu ini mendatangi Balai Desa tempat digelarnya PIN bagi anak anak.

Tangisan pun tak terhelakkan saat salah satu dari anak mendapatkan tetesan vitamin guna  mencegah dari penyakit polio yang dapat menyerang pada pertumbuhan anak-anak.

Seorang ibu rumah tangga, Susiwahyuni, mengatakan program PIN sangatlah penting bagi anak-anak.

Baca: Posting Konten Bernuansa Dakwah di Medsos, Ridwan Ungkap Hal Ini

Baca: Hidayat Nur Wahid Minta Aparat Hukum Ungkap Kerusuhan 22 Mei Secara Transparan

Selain mengecek pertumbuhan, juga dapat mencegah adanya penyakit polio yang dapat menyerang kesehatan anak.

”Imunisasi ini penting dilakukan,supaya dapat menjaga kesehatan anak terutama kita juga bisa mengecek langsun berat badan anak saat ditimbang rutin setiap bulannya apakah ada perkembangan bagI anak kita,” ujar Susiwahyuni.

Suhartini, Kader Posyandu Mekar Sari  Desa Wajok Hulu menambahkan, Kegiatan Pekan Imunisasi nasional  Ini sudah pernah dilakukan semenjak tahun 2017 lalu. Bahkan sampai saat ini belum pernah ditemukan penyakit polio pada anak terutama di desa wajok hilir.”

Tentunya kegiatan ini juga difasilitasi oleh unit pelayanan kesehatan desa yang juga turut melakukan pendataan pada setiap anak.

Bagi warga yang tidak mengikuti program tersebut petugas akan kembali melakukan pendataan ulang pada warga yang belum memeriksakan anak di posyandu.

"Yang tidak ikut Posyandu ini, kita akan data kembali takutnya kalau tidak lengkap atau tidak sama sekali dapat berpotensi terserang penyakit. Jadi wajib bagi warga khususnya ibu rumah tangga membawa anaknya untuk posyandu memberikan vitamin setiap bulannya, terutama balitanya,” pungkas Seorang Polindes Wajok hulu, Nuruliza. (julisabara)
 

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved