Kelompok Sandang dan Kesehatan Alami Inflasi Mei 2019

BPS Provinsi Kalbar kembali mengeluarkan berita resmi terkait Perkembangan Indeks Harga Konsumen atau Infalasi di Ruang Vicon BPS Kalbar

Kelompok Sandang dan Kesehatan Alami Inflasi Mei 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIA MONICA
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Pitono saat menyampaikan Berita Resmi Statistik (BPS) Provinsi Kalbar terkait Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Kalimantan Barat April 2019, Senin (10/6/2019)/ Mia Monica 

Indeks Sandang dan Kesehatan Alami Inflasi

PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar kembali mengeluarkan berita resmi terkait Perkembangan Indeks Harga Konsumen atau Infalasi di Ruang Vicon BPS Kalbar, Senin (11/6/2019).

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Pitono mengatakan Kelompok sandang pada Mei 2019 mengalami penurunan 0,86 persen atau mengalami kenaikan indeks dari 130,41 pada April 2019 menjadi 131,53 pada Mei 2019. 

“Dari empat subkelompoknya, semua subkelompok meningkatkan indeks kenaikan indeks pada subkelompok sandang laki-laki 0,17 persen, subkelompok sandang wanita 2,49 persen, subkelompok sandang anak-anak 1,09 persen dan subkelompok barang pribadi dan sandang 0,05 persen,” ujarnya.

Baca: VIDEO: Bupati Landak dan Kapolres Pimpin Rapat Untuk Ikuti Lomba IRSA

Baca: Hari Kedua Pasca Cuti Bersama Idul Fitri, DKPSMD Kapuas Hulu Gelar Sidak

Baca: BREAKING NEWS - Cintanya Ditolak, Usman Tega Siram Anak Janda Idamannya Pakai Air Keras

Dikatakannya juga, Kelompok ini pada Mei 2019 memberikan kontribusi total 0,05 14 persen. Komoditas yang memberikan kontribusi berupa baju muslim, sepatu, seragam sekolah anak, sandal kulit, seragam sekolah pria, kemeja pendek katun, celana pendek laki-laki, BH katun, jam tangan, dan ongkos jahit. 

Sementara pada Kelompok kesehatan pada Mei 2019 mengurangi 0,36 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 159,53 pada April 2019 menjadi 160,11 pada Mei 2019. 

“Dari empat subkelompoknya, dua subkelompok meningkatkan indeks kenaikan pada subkelompok jasa kesehatan 0,81 persen dan subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika 0,51 persen. Satu subkelompok yang mengurangi indeks adalah subkelompok obat-farmasi sebesar 0,48 persen,” ungkapnya.

Sedangkan pada subkelompok jasa perawatan jasmani dikatakannya, tidak mengubah indeks. Kelompok ini pada Mei 2019 memberikan kontribusi total 0,0208 persen. 

“Komoditi yang memberikan kontribusi pada kelompok ini selain dokter umum, shampo, pasta gigi, deodoran, bedak, sabun mandi, obat gosok, lipstik, dan pembersih atau penyegar,” pungkasnya. (Mia Monica)

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved