Inflasi Kota Pontianak Pada Mei 2019 Sebanyak 0,56 Persen

Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Pontianak pada Mei 2019 terjadi inflasi sebanyak 0,56 persen atau terjadi kenaikan Indeks

Inflasi Kota Pontianak Pada Mei 2019 Sebanyak 0,56 Persen
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Pitono saat menyampaikan Berita Resmi Statistik (BPS) Provinsi Kalbar terkait Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Infalasi, Selasa (11/6/2019). 

Inflasi Kota Pontianak Pada Mei 2019 Sebanyak 0,56 Persen

PONTIANAK - Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Pontianak pada Mei 2019 terjadi inflasi sebanyak 0,56 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 147,18 pada April 2019 menjadi 148,00 pada Mei 2019 dan tingkat inflasi tahun kalender Mei 2019 sebesar 1,66 persen serta tingkat inflasi dari tahun ke tahun (Mei 2019 terhadap Mei 2018) sebesar 3,93 persen.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Pitono mengatakan mengatakan, Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks pada lima kelompok pengeluaran, Selasa (11/6/2019).

“Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks dari yang tertinggi yaitu kelompok bahan makanan 2,36 persen, kelompok sandang 0,86 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,40 persen, kelompok kesehatan 0,36 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,06 persen. Sedangkan dua kelompok pengeluaran lainnya mengalami penurunan indeks yaitu kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga turun 0,01 persen dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun 0,86 persen,” jelas Pitono.

Baca: Bupati Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Kapuas Hulu

Baca: DPRD Pontianak Akan Laksanakan Paripurna Tiga Hari Berturut-turut

Baca: Anggota Kodim 1201 Mempawah Turun Lapangan, Pastikan Keselamatan Warga Terdampak Banjir

Ia mengungkapkan sepuluh komoditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi secara berurutan pada Mei 2019 adalah  daging ayam ras, sawi hijau, ikan tongkol sawi putih, cabai rawit, bayam, baju muslim, tomat sayur, rokok kretek filter, dan gula pasir. 

Dikatakannya juga, sepuluh komoditas yang mengalami penurunan harga tertinggi secara berurutan pada Mei 2019 adalah angkutan udara, tarif pulsa ponsel, daging sapi, jeruk, biskuit, susu untuk tulang/manula, obat dengan resep, kopi bubuk, susu untuk balita, dan garam.

“Jadi, Andil atau kontribusi mayoritas pada Mei 2019 yaitu kelompok bahan makanan 0,5454 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,0741 persen, kelompok perumahan, udara, listrik, gas, dan bahan bakar 0,0147 persen, kelompok sandang 0,0514 persen, kelompok kesehatan 0,0208 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga -0,0002 persen dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan -0,1511 persen,” pungkasnya. (Mia Monica)

Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved