Gagal Mendarat di Atas Gedung Helikopter Kecelakaan di New York, Satu Orang Tewas

Sebuah helikopter gagal mendarat dan jatuh di atap gedung bertingkat di tengah kawasan Manhattan, New York, Senin (10/6/2019). Satu orang

Gagal Mendarat di Atas Gedung Helikopter Kecelakaan di New York, Satu Orang Tewas
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto yang dirilis Departemen Pemadam Kebakaran New York, menunjukkan kondisi di lokasi insiden jatuhnya helikopter di atas gedung bertingkat di Manhattan, Senin (10/6/2019).(AFP PHOTO / HANDOUT / FIRE DEPARTMENT OF NEW YORK) 

Gagal Mendarat di Atas Gedung Helikopter Kecelakaan di New York, Satu Orang Tewas

Sebuah helikopter gagal mendarat dan jatuh di atap gedung bertingkat di tengah kawasan Manhattan, New York, Senin (10/6/2019). Satu orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan itu.

Dilansir AFP, gedung bergetar setelah sebuah helikopter jatuh dengan keras di atap sebuah bangunan 54 lantai di Sevent Avenue itu.

Petugas layanan darurat segera dikirim ke lokasi insiden. Helikopter disebut jatuh sekitar 10 menit usai lepas landas dari sebuah landasan helikopter di kota.

Departemen pemadam kebakaran New York mengkonfirmasi adanya satu korban jiwa yang diyakini merupakan pilot helikopter nahas tersebut.

"Insiden ini bisa saja berakhir dengan jauh lebih buruk," kata Wali Kota New York, Bill de Blasio, yang berbicara dari lokasi kejadian.

Terlepas dari adanya satu korban jiwa, de Blasio bersyukur tidak ada korban lain dalam insiden itu dan tidak sampai mengancam keselamatan penghuni gedung.

Baca: Jalur Seleksi Masuk IKIP PGRI Pontianak yang Masih Dibuka Hingga September 2019

Baca: Apel Khusus Usai Libur Idul Fitri dan Halalbihalal di Lanud Harry Hadisoemantri

Baca: Edi Kamtono Tegaskan Satpol PP Akan Razia Rutin dan Tindak Pemain Layang

Menurut regulator penerbangan AS, pilot adalah satu-satunya orang yang ada di dalam helikopter saat insiden terjadi.

"Tidak ada indikasi bahwa ini merupakan aksi teror. Juga tidak ada ancaman berkelanjutan terhadap kota New York berdasarkan semua informasi yang kami miliki saat ini," tambah de Blasio.

Rekaman video yang menunjukkan asap abu-abu mengepul dari atap gedung tempat terjadinya kecelakaan sudah tersebar di dunia maya. Sementara pemadam kebakaran kota mengatakan telah memadamkan api di ata gedung, namun masih bekerja karena adanya bahan bakar yang bocor dari tangki helikopter.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang bekerja di gedung, getaran akibat jatuhnya helikopter dapat dirasakan di seluruh gedung.

"Kami sempat mengiranya sebagai gempa bumi atau semacamnya. Barulah dua menit kemudian alarm berbunyi dan petugas masuk untuk memerintahkan evakuasi keluar gedung," kata Nathan Hutton, yang bekerja di lantai 29, dikutip AFP.

Ditambahkannya, situasi saat evakuasi cukup tenang dan tidak ada kepanikan, hanya saja orang-orang tampak gugup. Badan Penerbangan Federal melalui akun Twitter-nya menginformasikan insiden yang terjadi sekitar pukul 13.45 waktu setempat.

Helikopter yang jatuh diidentifikasi berjenis Agusta A109E. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gagal Mendarat, Helikopter Jatuh di Atap Gedung Bertingkat di AS

Editor: Madrosid
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved