Cegah Aktifitas PETI, Muspika Meranti Gelar Rakor

Kapolsek Meranti Ipda Yulianus Van Chanel TK SIP menghadiri undangan dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Muspika Kecamatan Meranti

Cegah Aktifitas PETI, Muspika Meranti Gelar Rakor
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Rakor Muspika Meranti 

Cegah Aktifitas PETI, Muspika Meranti Gelar Rakor

LANDAK - Kapolsek Meranti Ipda Yulianus Van Chanel TK SIP menghadiri undangan dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Muspika Kecamatan Meranti pada Senin (10/6/2019).

Kegiatan Rakor dihadiri oleh Camat Meranti Ericanes Panjuga SH, Sekcam Meranti Sapor, Kepala Puskesmas Meranti Kamisius Urip, Pegawai BP3 Meranti, dan Para Kepala Desa se-Kecamatan Meranti.

Kapolsek Meranti dalam hal ini mengajak bersama-sama bersinergis dalam menjaga situasi kamtibmas agar aman dan kondusif.

Serta mengajak bersama-sama untuk memberantas giat PETI, dan diharapkan untuk menghindari penyakit masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba, miras dan judi.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Meranti Ericanes Panjuga SH melakukan penekanan dan penyampaian tentang penyaluran anggaran Dana Desa agar tepat waktu dan tepat sasaran berdasarkan aturan yang telah disepakati.

Baca: Saat ini, Stok Darah di UTD PMI Sanggau Kosong

Baca: Harga Tiket Masuk Pantai 13 Ribu Selama Lebaran, Sekda Kayong Utara Angkat Bicara

Baca: Kapolsek dan Camat Sebangki Lakukan Koordinasi, Ini Tujuannya

"Kami mendukung Polri khususnya Polsek Meranti dalam memberantas tuntas PETI dan siap ikut serta dalam operasi PETI," pungkasnya.

Kapus Meranti dalam kegiatan tersebut mengajak meningkatan akses pelayanan kesehatan dan menjaga kesehatan masyarakat dan keluarga yang sifatnya pencegahan agar masyarakat Indonesia terutama masyarakat Kecamatan Meranti tetap sehat.

"Masalah kesehatan tidak hanya bisa diselesaikan oleh petugas kesehatan saja, melainkan juga harus dari masyarakat sendiri dan marilah bersama-sama mensukseskan program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga mulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga," ungkapnya

Kapolsek Meranti juga menyampaikan tentang bahaya penyalahgunaan wewenang dalam setiap kebijakan di setiap tingkat desa se-Kecamatan Meranti dan tentang bahaya Korupsi dalam penyaluran anggaran yang ada di desa-desa se-Kecamatan Meranti.

"Diharapkan agar di dalam pengelolaan dana desa sesuai dengan rencana kerja dan tepat sasaran dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju untuk kesejahteraan masyarakat kecamatan meranti," harap Kapolsek.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved