Pilpres 2019

Arsul Sani Tegaskan TKN Harap MK Tidak Lanjutkan PHPU BPN ! Ini Jadwal Sidang Sengketa Pilpres 2019

TKN menilai hal yang yang dipersoalkan oleh BPN dalam argumentasi permohonannya terkait proses pelaksanaan Pilpres 2019.

Arsul Sani Tegaskan TKN Harap MK Tidak Lanjutkan PHPU BPN ! Ini Jadwal Sidang Sengketa Pilpres 2019
(DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com)
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, Arsul Sani 

Arsul Sani Tegaskan TKN Harap MK Tidak Lanjutkan PHPU BPN ! Ini Jadwal Sidang Sengketa Pilpres 2019

PILPRES 2019 - Wakil Ketua Bidang Hukum TKN Arsul Sani menegaskan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin berharap Mahkamah Konstitusi (MK) tidak lanjutkan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke proses persidangan pokok perkara.

Seperti diketahui, MK akan memulai menggelar sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres pada tanggal 14 Juni 2019 mendatang.

TKN menilai hal yang yang dipersoalkan oleh BPN dalam argumentasi permohonannya terkait proses pelaksanaan Pilpres 2019.

BPN menganggap telah terjadi kecurangan yang terstruktur, masif dan sistematis (TSM).

Baca: Ketua FKUB Landak Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Baca: Jelang Sidang MK, Para Tokoh Kabupaten Landak Tolak Keras Kegiatan Pergerakan Massa

Baca: Fakta-fakta Eks Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofyan Jacob Tersangka Makar

“Kompetensi MK yang diatur dalam Pasal 475 UU Nomor 7 Tahun 2017 juncto Pasal 8 Peraturan MK Nomor 4 Tahun 2018, itu jelas urusannya cuma soal selisih perhitungan suara dalam Pemilu, bukan yang lain-lain,” ungkapnya dikutip dari Kompas.com saat konferensi pers di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019) sore.

TKN menyarankan MK patut mempertimbangkan untuk diputuskan terlebih dahulu, sehingga tidak perlu sampai ke persidangan pemeriksaan pokok perkara dan putusan sampai 28 Juni 2019. 

TKN pun menilai bahwa hakim MK perlu membuat putusan sela.

Dalam putusan itu, kata Arsul Sani, Hakim menyampaikan bahwa materi permohonan BPN tidak memenuhi syarat formil dan materil untuk dilanjutkan ke proses persidangan pemeriksaan pokok perkara.

“Kami juga meminta agar MK membuat putusan sela, memutuskan apakah materi permohonan sengketa PHPU Pilpres yang diajukan paslon 02 patut disidangkan dan diperiksa pokok perkaranya atau tidak,” jelas Arsul Sani

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved