Maling Helm, Seorang Residivis Diringkus Saat Transaksi

tersangka pun terpancing dan akhirnya mau melakukan transaksi jual beli helm tersebut

Maling Helm, Seorang Residivis Diringkus Saat Transaksi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Tersangka dan barang bukti yang di amankan oleh petugas kepolisian. 

Maling Helm, Seorang Residivis Diringkus Saat Transaksi

PONTIANAK - Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota telah berhasil menciduk satu orang tersangka pencuri helm yang ternyata juga merupakan seorang residivis yang baru keluar dari penjara karena kasus pencurian seekor kucing Anggora pada tahun 2018 lalu, Jumat (7/6/2019).

Kapolsek Pontianak Kota Kompol Sugiyono menjelaskan bahwa tersangka yang saat ini telah di amankan bernama Wariban (25), sementara itu masih ada satu lagi tersangka yang bernama Radi yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang.

Kompol Sugiyono mengatakan bahwa kejadian pencurian helm ini terjadi pada hari Kamis (6/6/2019), yang mana saat itu korban yang bernama Muhammad Ikram meletakkan helmnya di teras rumahnya, kemudian pada saat akan menggunakan kembali  sekira jam 19.00 wib helm tersebut sudah hilang / tidak ada lagi, dan atas kejadian tersebut korban melaporkan ke polsek kota guna pengusutan lanjut. 

Selanjutnya, berdasarkan keterangan saksi dan pelapor, unit lidik Reskrim Polsek Pontianak kota pun mencoba mencari petunjuk dari postingan media online.

Baca: VIDEO: Banjir Rendam Jalan di Hilir Tengah Menuju Keraton Ismahayana Landak

Baca: TP4D Kejari Harap Proses Pembangunan di Kapuas Hulu Sesuai dengan Aturan

Benar saja, sekira pukul 00.30 WIB dini hari,  di ketahui ada helm yang serupa dijual lewat media online.

Tak menunggu lama, selanjutnya anggota pun langsung melakukan penyelidikan dengan koodinasi dengan korban berpura - pura sebagai pembeli.

Lalu, tersangka pun terpancing dan akhirnya mau melakukan transaksi jual beli helm tersebut, dan saat transaksi, petugas yang menyamar langsung meringkus pelaku.

"Pelaku ini ditangkap bersama kawannya atas nama Juanda, tapi Juanda ini hanya sebagai saksi, karena dia hanya membonceng pelaku saat melakukan jual beli, dan ternyata setelah diselidiki pelaku ini seorang residivis baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan atas perkara pencurian kucing anggora dipolsek kota tahun 2018 lalu,"ujarnya.

Dari interograsi yang dilakukan, Wariban mengaku bahwa ia mengambil helm bersama rekannya yang bernama RADI yang saat ini telah di jadikan  DPO, yang mana Radi ini menjadi pengawas situasi  diatas motor dan yang melakukan penjualan atas helm yang dicuri.

Untuk saat ini, tersangka dan barang bukti telah di amankan di Mapolsek Pontianak Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved