Bupati Karolin Beri Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Mandor

Untuk saat ini kondisi kedalaman air sudah mulai berkurang, namun hanya rumah yang berada di bantaran sungai masih terendam banjir

Bupati Karolin Beri Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Mandor
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa beserta rombongan saat mendatanggi posko pengungsian di Mandor dan menyerahkan bantuan, Sabtu (8/6/2019) malam. 

Bupati Karolin Beri Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Mandor

LANDAK - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengunjungi korban banjir di Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Sabtu (8/6/2019) malam.

Kehadiran Bupati dengan didampingi Sekda Landak, Kasdim 1201 Mempawah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, Camat Mandor, Kapolsek Mandor, dan Kepala Desa Mandor.

Kemudian menuju ke posko pengungsian di Kantor Desa Mandor, untuk melihat kondisi masyarakat serta mengunjungi kediaman orang tua korban yang meninggal dunia.

Baca: Bocah Berusia 15 Tahun Tenggelam di Tempat Wisata Kolam Biru Selakau

Baca: VIDEO: Menjadi Wadah Silaturahmi, KosongKosong Gelar Empat Panggung Musisi di Pontianak

"Untuk saat ini kondisi kedalaman air sudah mulai berkurang, namun hanya rumah yang berada di bantaran sungai masih terendam banjir," kata Karolin Margret Natasa.

Lanjutnya lagi, tetapi kita masih meminta masyarakat untuk tetap mengungsi di posko pengungsian. "Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, yang dikhawatirkan mengakibatkan banjir kembali lagi," ucap Bupati.

Berdasarkan data dari BPBD Landak, ada tiga Dusun yang terkena banjir yakni Dusun Mandor dengan jumlah korban yang terkena dampak banjir 983 jiwa atau 250 Kepala Keluarga (KK).

Dusun Kopiang 47 jiwa atau 13 KK dan Dusun Liansipi 18 jiwa atau 5 KK dengan menelan satu orang korban jiwa Heru Gunawan (19) tahun.

"Ada 3 Dusun daerah yang terdampak banjir di Desa Mandor, Kecamatan Mandor yakni Dusun Mandor, Dusun Kopiang dan Dusun Liansipi dengan jumlah korban yang terkena banjir sebanyak 1.048 jiwa atau 268 Kepala Keluarga (KK) dengan menelan satu korban jiwa," ungkap Karolin.

Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Landak dalam situasi bencana dan musibah ini agar berhati-hati serta saling menjaga.

Apabila kondisi tempat masyarakat sudah terendam banjir dan tidak bisa ditempati, sebaiknya mengutamakan keselamatan jiwa dengan mengungsi di Posko pengungsian yang berada di Kantor Desa Mandor.

Bupati Landak juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Mandor. Dengan mendirikan posko pengunsian, posko kesehatan, dapur umum, dan bantuan sembako.

Serta memberikan pertolongan evakuasi kepada masyarakat yang masih berada ditempat tinggal mereka, dengan menurunkan personil dari BPBD Kabupaten Landak yang bantu dari pihak TNI dan Polri.

"Selain membuka posko pengungsian, kita juga sudah membuka posko kesehatan dan dapur umum serta bantuan beras dan bahan makanan terhadap korban terdampak banjir ini," tambahnya.

"Untuk mereka yang sakit saat ini sudah dirawat di Puskesmas yakni satu orang akan melahirkan dan satu orang lumpuh. Kita juga bekerjasama dengan pihak Kodim 1201 Mempawah dan Polres Landak untuk mambantu BPBD Kabupaten dalam melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang masih berada di tempat tinggal mereka," tutup Karolin Margret Natasa

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved