Masih Terbawa-Bawa Beda Pilihan Politik Pada Pilpres 2019, Ini Pesan Menteri Agama di Idul Fitri Ini

Jadi momentum Idul Fitri adalah sebuah peristiwa tidak hanya kita kembali ke jati diri kemanusiaan, kita bisa saling memaafkan lalu kebersamaan di ant

Masih Terbawa-Bawa Beda Pilihan Politik Pada Pilpres 2019, Ini Pesan Menteri Agama di Idul Fitri Ini
Streaming Youtube Kompas TV
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menetapkan 1 Syawal 1440 Hijriyah saat konferensi pers setelah penyelenggaraan sidang isbat penetapan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah pada Senin (03/06/2019) malam WIB. 

Masih Terbawa-Bawa Beda Pilihan Politik Pada Pilpres 2019, Ini Pesan Menteri Agama di Idul Fitri Ini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Beda pilihan politik pada Pemilu 2019 lalu hendaknya kini dimaknai sebagai pesta demokrasi semata.

Saatnya di momen Idul‎ Fitri 1440 Hijriah seluruh masyarakat kembali bersatu bersama-sama membangun bangsa.  

Hal itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat bicara soal makna Idul Fitri 1440 Hijriah 2019 yang jatuh pada Rabu (5/6/2019) kemarin.

"Saya pikir setiap kali saya merayakan Idul fitri adalah kita merayakan setelah sebulan penuh kita berlatih diri menempa mengendalikan hawa nafsu kita," ucap Lukman Hakim.

Baca: AHY Silahturahmi ke Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi Terngiang-ngiang dengan Ani Yudhoyono

Baca: Kapolda Kalbar, Pangdam XII Tpr, Gubernur Kalbar Tabuh Rebana Saat Buka Festival Meriam Karbit 2019

Baca: Rutan Sanggau Berikan Layanan Kunjungan Khusus Hari Raya Idul Fitri Selama Tiga Hari

Harapannya, lanjut Lukman Hakim, kita semua bisa kembali ke jati diri kemanusiaan sehingga selalu dalam tradisi masyarakat Indonesia, saling memaafkan menjadi yang dikedepankan agar benar-benar suci kembali, bersih tidak hanya di mata Tuhan tapi juga‎ di mata sesama kita.

"Jadi momentum Idul Fitri adalah sebuah peristiwa tidak hanya kita kembali ke jati diri kemanusiaan, kita bisa saling memaafkan lalu kebersamaan di antara kita sebagai sebuah bangsa yang‎ heterogen majemuk bisa tetap terpelihara," tutur Lukman Hakim.

‎Terkhusus dalam konteks politik usai Pemilu serentak 2019, menurutnya moment Idul Fitri memiliki tingkat urgansi dan relevansi yang semakin tinggi betapa semua pihak harus bisa memaafkan siapapun diantara kita.

‎Sekeras dan setajam apapun perbedaan diantara semuanya, kata Lukman Hakim, lantaran perbedaan memang sangat beragam maka kita harus bersedia memaafkan sehingga kebersamaan bisa terjaga.

"Perbedaan itu sesuatu yang lumrah ya, yang wajar. Ya itulah kondisi kita, bukan sesuatu yang harus diingkari atau dipungkiri atau dihindari. Tapi justru harus disikapi dengan penuh kearifan, dan cara kita saling memaafkan itu adalah bentuk kearifan tersendiri," tegasnya. (*)

Penulis: Theresia Felisiani

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pesan Idul Fitri Menteri Agama bagi Masyarakat yang Beda Pilihan di Pemilu 2019

Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved