Kapolda Kalbar, Pangdam XII Tpr, Gubernur Kalbar Tabuh Rebana Saat Buka Festival Meriam Karbit 2019

Festival dimeriahkan sebanyak 38 kelompok meriam dengan jumlah keseluruhan 212 meriam karbit. Dari 38 kelompok, yang berhak ikut festival hanya 29

istimewa
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono dan Pangdam XII Tpr Mayjen TNI Herman Asaribab mendampingi Gubernur Kalbar H SSutarmidji yang membuka secara resmi Festival Meriam Karbit tahun 2019 

Kapolda Kalbar, Pangdam XII Tpr, Gubernur Kalbar Tabuh Rebana Saat Buka Festival Meriam Karbit 2019

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Kapolda Kalbar irjen Pol Didi Haryono dan Pangdam XII Tpr Mayjen TNI Herman Asaribab mendampingi Gubernur Kalbar H Sutarmidji yang membuka secara resmi Festival Meriam Karbit tahun 2019 di Gang H. Mailamah Jalan Imam Bonjol Kelurahan Bangka Belitung Laut Kec Pontianak Tenggara, pada Selasa (4/6/2019) malam.

Dentuman Festival meriam karbit menggema di sepanjang tepian Sui Kapuas Kota Pontianak menyambut malam Lebaran.

Tradisi ini telah berlangsung puluhan tahun silam yang hingga kini masih dilestarikan. Sejarahnya, meriam karbit digunakan pada jaman Kerajaan Pontianak tempo dulu untuk mengusir hantu kuntilanak.

Seiring perjalanan waktu, digunakan oleh masyarakat untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1140 H / 2019 masehi. Tradisi ini pun akhirnya dijadikan sebagai agenda tahunan dalam sebuah Festival Meriam Karbit.

Untuk tahun 2019 ini, pembukaan Festival Meriam Karbit dipusatkan di Gang H. Mailamah Pontianak, yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji.

Baca: Gubernur Kalbar Sutarmidji & Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Ingin Festival Meriam Karbit Mendunia

Baca: Juri Beberkan 4 Kategori Penilaian dalam Lomba Festival Meriam Karbit Kota Pontianak Tahun 2019

Baca: Rutan Sanggau Berikan Layanan Kunjungan Khusus Hari Raya Idul Fitri Selama Tiga Hari

Festival meriam karbit kali ini mendapat perhatian besar dari pemerintah, dimana pada saat pembukaan, para pimpinan Forkompinda Kalbar seperti Gubernur Provinsi Kalbar, H. Sutarmidji, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Herman Asaribab, Danlantamal XII/Pontianak, Laksma TNI Gregorius Agung W. D. M.Tr (Han), Danlanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus, S.I.P., M.M., Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Dandim 1207/BS, Kolonel Arm Stefie Nuhujanan, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir.

Turut mendampingi dalam acara tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Kalbar, Ketua Persit KCK Daerah XII/Tanjungpura, Ketua Bhayangkari Polda Kalbar, Ketua Jalasenastri Korcab XII DJA I Lantamal XII Pontianak, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio.

Bahkan, pimpinan Forkompinda Kalbar dan Kota Pontianak ini satu per satu diberikan kesempatan untuk membunyikan meriam karbit.

Festival dimeriahkan sebanyak 38 kelompok meriam dengan jumlah keseluruhan 212 meriam karbit. Dari 38 kelompok, yang berhak ikut festival hanya 29 kelompok, sedangkan 9 kelompok lainnya hanya meramaikan saja tidak ikut serta dalam lomba dikarenakan tidak memenuhi kriteria lantaran menggunakan meriam berbahan dasar besi dan setiap kelompok yang ikut serta jumlahnya minimal lima buah meriam.

Bahan baku meriam karbit ini terbuat dari pohon yang dibelah dua kemudian isi tengahnya dilubangkan. Kemudian disatukan kembali yang diikat menggunakan rotan yang memiliki ukuran panjang sekitar 5 hingga 7 meter dan diameter 60 - 70 centimeter.

Untuk membunyikannya, dibutuhkan karbit yang dimasukkan ke dalam meriam hingga mencapai titik didih tertentu kemudian siap disulut. Suara yang dihasilkan meriam karbit ini sangat menggelegar, bahkan getarannya bisa dirasakan oleh warga yang bermukim di sekitar area meriam itu dimainkan.

Setiap digelarnya festival meriam karbit ini, tak jarang mengundang rasa penasaran para wisatawan untuk menyaksikan dan mendengar langsung bunyi permainan tradisional ini. (*)

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved