Rumah Betang Kini Miliki Cafe Dango Menyadik, Sediakan Menu Unik Kopi Khas Kalbar hingga Madu Asli

Harapan dengan adanya cafe ini, teman-teman pelaku seni yang selalu berlatih di Rumah Betang menjadi terbantu, dan juga sebagai bukti bahwa Rumah

Rumah Betang Kini Miliki Cafe Dango Menyadik, Sediakan Menu Unik Kopi Khas Kalbar hingga Madu Asli
TRIBUNPONTIANAK/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Cafe dalam tahap pembangunan oleh anggota PDKB berlokasi di satu sudut di Rumah Betang. 

Rumah Betang Kini Miliki Cafe Dango Menyadik, Sediakan Menu Unik Kopi Khas Kalbar hingga Madu Asli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemuda Dayak Kalimantan Barat (PDKB) membangun satu unit cafe di halaman Rumah Betang Pontianak.

Dibangunnya cafe ini merupakan wujud dari kepedulian PDKB kepada pemeliharaan bangunan rumah Betang itu sendiri.

Pembangunan cafe ini juga mendapatkan dukungan oleh DAD Provinsi Kalimantan Barat dan Sekberkesda.

Pembangunan Cafe Dango Menyadik ini menggunakan dana dari pihak ketiga yang dipinjam oleh PDKB, dan nantinya akan diganti seiring berjalannya caffe tersebut.

Sekretaris umum PDKB, Erwin saat di temui di halaman rumah Betang mengatakan harapan dibangunnya caffe ini dapat membantu pelaku seni yang menggunakan rumah Betang untuk berlatih.

Baca: Bupati Resmikan Rumah Betang Uma Idaa Beraan di Kapuas Hulu

Baca: VIDEO: Terlihat Megah, Inilah Rumah Betang Radangk Aya Landak di Ngabang

Baca: Lomba Keriang Ramadan Keliling Kota Sanggau Saat Malam Takbiran Berlangsung Meriah

"Harapan dengan adanya cafe ini, teman-teman pelaku seni yang selalu berlatih di Rumah Betang menjadi terbantu, dan juga sebagai bukti bahwa Rumah Betang masih aktif digunakan oleh para pelaku seni di Pontianak,"jelasnya.

Tidak hanya untuk membantu pelaku seni yang menggunakan umah Betang sebagai tempat berlatih, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan untuk pemuda-pemudi Dayak Kalbar.

Erwin juga mengatakan cafe yang bernama Dango Menyadik ini akan dibuka mulai tanggal 8 Juni 2019. 

Ia meyakini cafe tersebut akan ramai dan bermanfaat bagi pelaku seni yang selalu berlatih di Rumah Betang tersebut.

Baik berupa seni tari, Sape' dan lainnya.

Menu yang disediakan juga unik, diantaranya kopi asli produksi dari masyarakat di daerah Kalbar, menggunakan madu yang langsung dari hutan yang ada di Kalbar.

Ada tiga jenis madu yang tersedia, yakni madu hitam, madu coklat, dan madu kelulut. (*/ Marpina Sindika Wulandari)

Penulis: Rihard Nelson Silaban
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved