Ngaremah, Upacara Adat Terakhir di PGD ke 34 Digelar

Ngaremah sendiri artinya berterima kasih kepada roh leluhur karena sudah menjaga selama acara gawai terlaksana dan memulangkan roh-roh leluhur

Ngaremah, Upacara Adat Terakhir di PGD ke 34 Digelar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULAN
Peserta upacara adat Ngaremah 

Ngaremah, Upacara Adat Terakhir di PGD ke 34 Digelar

PONTIANAK - Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat ke 34 tahun 2019 telah usai dilaksanakan, di Rumah Radangk Pontianak.

Seperti yang diketahui sebelum PGD ke 34 ini dilaksanakan, terlebih dahulu di adakan acara ada Ngampar Bide.

Yakni acara yang bertujuan untuk menentukan persamaan tujuan dari sebuah acara atau kegiatan, serta wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala berkat dan anugerah yang telah dilimpahkan.

Begitu pula ketika kegiatan telah selesai digelar.

Ada upacara adat yang harus dilakukan, yakni acara Ngaremah.

Baca: Cornelis dan Polda Kalbar Berduka, Niko Sempat Bertugas di Pekan Gawai Dayak ke-34 Kalbar

Baca: Singkawang Grand Mall Ajak Masyarakat Sukseskan Pekan Gawai Dayak Naik Dango 2019

Ngaremah sendiri artinya berterima kasih kepada roh leluhur karena sudah menjaga selama acara gawai terlaksana dan memulangkan roh-roh leluhur ke tempat mereka masing-masing.

Acara adat ini dilaksanakan di aula Rumah Radangk Pontianak, Senin (03/06/2019) sore hingga malam hari.

Beberapa di antara yang turut hadir dalam acara ini terhitung sekitar 24 orang. 

Dengan masing-masing orang memiliki tugas khusus dalam ritual adat tersebut. (Marpina Wulan)

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved