Citizen Reporter

Balik Salib HOMK-KAP 2: Ada Sukacita dan Harapan

Pastor Yoseph juga mengajak umat untuk berperan dan bekerja sama dalam membangun kaum muda di Paroki, khususnya di wilayah masing-masing.

Balik Salib HOMK-KAP 2: Ada Sukacita dan Harapan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Perarakan Kirab Salib HOMKKAP 2 ke wilayah yang ada di Paroki Pahauman. 

Balik Salib HOMK-KAP 2: Ada Sukacita dan Harapan

Citizen Reporter
Pricilia Grasela
Volunteer Komsos KAP

SINGKAWANG - Wilayah Sebadu merupakan salah satu bagian dari Paroki Pahauman. Paroki Pahauman memiliki 13 wilayah, dengan jarak antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lainnya cukup jauh.

Hal tersebut yang memprakarsai perarakan Kirab Salib HOMKKAP 2 ke wilayah yang ada di Paroki Pahauman.

“Salib HOMKKAP 2 yang berada di Paroki Pahauman tidak disimpan selama 5 hari di Gereja Santo Yohanes Pemandi yang merupakan gereja pusat paroki, melainkan akan diarak ke wilayah lain, dengan tujuan supaya kaum muda dan umat di sana dapat mengambil peran dalam acara Kirab Salib HOMKKAP 2,” jelas Angga, pengurus OMK Paroki Pahauman.

Oleh sebab itu, pada hari Minggu, 02 Juni 2019, Salib HOMKKAP 2 kembali diarak ke Gereja Santo Paulus, Stasi Simpang Agal, Wilayah Sebadu, Paroki Pahauman.

OMK pusat paroki bersama-sama mengarak salib tersebut disambut oleh tarian Dayak dari OMK Wilayah Sebadu.

Baca: Dari Paroki Pakumbang ke Paroki Pahauman: Estafet Salib HOMKKAP 2

Baca: Pengukuhan Pengurus Umat Lingkungan Santo Florus Paroki Pahauman

Perarakan ini kemudian ditandai dengan perayaan misa yang dipimpin oleh Pastor Yoseph Ekatom, OFM.Cap dan dihadiri oleh OMK dan umat yang berjumlah kurang lebih 200 orang.

Dalam kotbahnya, Pastor Yoseph menjelaskan kepada umat bahwa Kirab Salib HOMKKAP 2 merupakan acara pra HOMKKAP 2, dimana salib tersebut diarak ke masing-masing paroki di Keuskupan Agung Pontianak.

HOMKKAP sendiri juga merupakan salah satu program keuskupan yang akan dilaksanakan di Pusat Kerohanian Katolik Shanti Buana Bandol Dekanat Landak, pada tanggal 09-12 Juli 2019 mendatang, sebagai wujud perhatian yang besar bagi kaum muda.

Pastor Yoseph juga mengajak umat untuk berperan dan bekerja sama dalam membangun kaum muda di Paroki, khususnya di wilayah masing-masing.

Baca: Turne: Karya Nyata Pelayanan OMK Paroki Pahauman

Baca: Makan Baranje Perdana di Asrama Desa Putra Paroki Pahauman

“Kita diwajibkan untuk mendidik dan mempersiapkan anak-anak kita agar mereka memiliki bekal dan siap untuk berkarya, seperti dalam tema HOMKKAP 2 ‘Inilah aku, utuslah aku’. Jadi, kaum muda juga harus mau dibimbing dan diajarkan oleh orang tua,” katanya.

Selesai perayaan misa, seluruh umat bergembira mengikuti acara ramah-tamah dan santap malam bersama yang diselingi dengan senandung lagu-lagu daerah.

Kesan gembira ini disampaikan oleh Irin, anggota OMK yang mengikuti perarakan dari pusat paroki. “Acara kirab salib ini mengajak kita para OMK untuk berkumpul bersama dan merasakan sukacita,” ungkapnya.

Tentu saja, dibalik hadirnya Salib HOMKKAP 2 di Paroki Pahauman, tersimpan harapan para pembina bagi kaum muda.

“Harapan saya, semoga OMK dapat membuka pikiran masing-masing bahwa mereka tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat dukungan dan perhatian yang besar dari orang tua, serta dukungan dari sesama OMK dalam upaya mewartakan karya keselamatan Tuhan dan memajukan paroki ini,” kata Pak Martin, dewan Wilayah Sebadu sekaligus pembina OMK. (*/doi)

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved