Ramadan

Syafiudin: Memohon Maaf Penghapus Dosa Sesama Manusia

Lebaran setiap tahun kita rasakan, yang paling penting adalah kita saling mengunjungi, bagi yang dekat atau pun jauh

Syafiudin: Memohon Maaf Penghapus Dosa Sesama Manusia
NET
Ilustrasi 

Syafiudin: Memohon Maaf Penghapus Dosa Sesama Manusia

PONTIANAK - Lebaran atau hari raya Idul Fitri menjadi momentum umat Islam untuk saling mengunjungi, bersilaturahim dan bermaaf-maafan terutama kepada kedua orang tua sanak keluarga hingga tetangga maupun dilingkungan bermasyarakat.

"Lebaran setiap tahun kita rasakan, yang paling penting adalah kita saling mengunjungi, bagi yang dekat atau pun jauh. Kita berjabat tangan dan meminta maaf," ujar Ustaz Wasi'an Syafiudin, Minggu (2/6/2019)

Ketika Ramadan, umat Islam senantiasa memohon ampunan kepada Allah SWT. Karena Ramadan bulan ampunan.

Didalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang berpuasa Ramadan dengan iman dan memohon ampunan maka Allah ampuni dosa- dosanya yang telah lalu. (Hadis Riwayat Bukhari)

Baca: Kalbar 24 Jam - Satgas Yonif 301 Amankan Miras, Pejabat Pemkab Sambas Dilantik, hingga STQ Nasional

Baca: PDAM Jamin Pelayanan Tetap Diberikan Selama Libur Lebaran

"Bagaimana dengan dosa kita sesama manusia. Maka pada momen Idul Fitri, kita disunahkan untuk bermaaf -maafan bersalaman kepada saudara-saudara kita sesama manusia.
Dosa itu diampuni sesama kita, kalau kita meminta maaf," ujarnya.

Ketua Lembaga Pemuda dan Remaja Mujahidin ini pun mengingatkan ketika usai salat Idul Fitri maka pertama kali yang mesti dihampiri atau diutamakan dimintai permohonan maaf yakni kedua orangtua.

"Etika bersilaturahim untuk seorang anak hendaknya mendatangi orangtua mereka. Sungkem minta maaf dipeluk bahkan menangis minta maaf," ujarnya

Bagi yang dalam kondisi jauh berkerja diluar kota bisa menggunakan teknologi komunikasi saat ini. Bisa telpon maupun video call. "Jangan pakai pesan singkat," ujarnya

Begitu juga dengan orang yang dituakan hendaknya tetap menjaga adab dalam meminta maaf.

Jikalau sesama teman sebaya mungkin dimaklumi,namun kepada orangtua atau keluarga tentunya terasa kurang sopan.

Kemudian ada beberapa keutamaan orang -orang yang bersilaturahmi, di antaranya dapat memperpanjang umur, dan memurahkan rezeki

"Para sahabat itu biasa dari Mekkah ke Syam mengunjungi keluarga yang jauh hanya untuk silaturahim. Sampai ada yang meninggal dan mati sahid, karena dalam rangka silaturahim," tugasnya. 

Penulis: Zulkifli
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved