Citizen Reporter

SMA Santo Paulus Pontianak Gelar Kemah Pramuka

Supaya mereka dapat mengaktualisasikan diri menggunakan teori dan keterampilan yang sudah diajarkan selama ini

SMA Santo Paulus Pontianak Gelar Kemah Pramuka
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto bersama SMA Santo Paulus Pontianak menggelar kemah Pramuka dengan tema "Menjadi Pribadi yang Mandiri dan Bersinergi" dan diikuti oleh 95 peserta yang terdiri dari siswa kelas X dan XI SMA Santo Paulus di Kompleks Bruderan MTB, Pontianak, mulai tanggal 31 Mei sampai 2 Juni 2019 

Citizen Reporter
Guru SMA Santo Paulus Pontianak, Kristoforus Bagas Romualdi

SINGKAWANG - SMA Santo Paulus Pontianak menggelar kemah Pramuka dengan tema "Menjadi Pribadi yang Mandiri dan Bersinergi" dan diikuti oleh 95 peserta yang terdiri dari siswa kelas X dan XI SMA Santo Paulus di Kompleks Bruderan MTB, Pontianak, mulai tanggal 31 Mei sampai 2 Juni 2019.

Bruder Charles, MTB selaku kepala sekolah dan pembina upacara dalam pidatonya di upacara pembukaan kemah tersebut mengutarakan bahwa peserta harus mengikuti segala proses dengan baik.

"Kemah Pramuka merupakan sarana belajar agar kita semakin mengenal Pramuka dan mengembangkan karakter dan keterampilan sesuai prinsip-prinsip dasar dalam Pramuka itu sendiri", ungkap beliau.

Baca: Sutarmidji Gelar Open House di Pendopo Gubernur, Catat Waktu dan Tanggalnya

Baca: Ucapkan Selamat Idul Fitri, Ini Pesan Penting Kapolres Kapuas Hulu

Pak Suliono yang menjadi salah satu pembina Pramuka mengatakan bahwa kegiatan kemah tersebut diadakan dan ditujukan untuk peserta didik yang berada pada tingkatan Pramuka Penegak.

"Supaya mereka dapat mengaktualisasikan diri menggunakan teori dan keterampilan yang sudah diajarkan selama ini," lanjutnya.

Pak Suliono pun menyampaikan harapan agar melalui kemah ini, peserta didik dapat semakin menanamkan karakter dalam diri sesuai dengan Tri Satya dan Dasa Dharma.

Kegiatan kemah Pramuka SMA Santo Paulus Pontianak berjalan dengan sangat menarik dan memberikan banyak manfaat.

Salah satunya melalui kegiatan outbond yang mendorong adanya kerjasama antar peserta hingga pemberian materi - materi yang bertujuan untuk mengembangkan karakter peserta dengan didampingi oleh panitia yang diisi oleh beberapa siswa serta para pembina, yakni Bruder Charles MTB, Bruder Hiero MTB, Bu Renny, Bu Yuli, Bu Lenny, Pak Suliono, Pak Ichsan, Bu Neneng, Bu Sofya, Bu Evelyn, Pak Stef, dan Pak Bagas. (*)

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved